MODEL TOYOTA

TOYOTA

Sejak pendiriannya, Toyota berusaha berkontribusi demi masyarakat yang lebih sejahtera melalui pembuatan mobil, serta mengoperasikan bisnisnya dengan fokus utama pada produksi kendaraan dan penjualan. Selama lebih dari tiga perempat abad terakhir, kemajuan Toyota dalam memproduksi mobil dengan merek Toyota Lexus dan Scion.

Toyota merupakan perusahaan manufaktur kendaraan asal Jepang yang telah mendunia. Perusahaan yang berkantor pusat di kota Toyota, prefektur Aichi ini telah mempekerjakan lebih dari 333.498 karyawan yang tersebar di seluruh fasilitas Toyota di berbagai belahan dunia.

Toyota Group merupakan sebuah grup besar yang terdiri dari banyak perusahaan yang bergerak di sector finansial, produksi mobil dan Robot. Salah satu bagian dari grup tersebut adalah Toyota Motor Corporation (TAM) yang telah lama dikenal luas dengan brand ternama seperti Toyota, Lexus dan Scion.

Dalam hal produksi unit sales dan net sales, Toyota merupakan yang terbesar di dunia. Tak kurang dari 8 hingga 8.5 juta unit mobil diproduksi setiap tahunnya. Rata-rata kecepatan produksinya mencapai 1 unit mobil dalam 50 menit.

FOUNDER PROFILE

Kiichiro Toyoda

1894–1952

Kiichiro Toyoda (1894–1952) merupakan penemu/founder dari Toyota. Ia merupakan putra dari Sakichi Toyoda (1867–1930), yang pertama kali mengembangkan mesin tenun otomatis. Konsep mesin otomatis ini yang kemudian menjadi konsep dasar untuk pengembangan mobil oleh Kiichiro Toyoda.

Baik Sakichi maupun Kiichiro, keduanya adalah pekerja keras dan selalu bersungguh-sungguh. Atas berbagai penemuannya, Sakichi Toyoda bahkan dijuluki sebagai “King of Japanese Inventors” (Raja Penemu dari Jepang) dan “Father of the Japanese Industrial Evolution” (Bapak Evolusi Industri Jepang).

Mewarisi karakter ayahnya, Kiichiro Toyoda bersungguh-sungguh dalam mengembangkan divisi automobile dari perusahaan Sakichi. Dan dengan kesungguhannya, Kiichiro berhasil menciptakan mobil prototipe pertama, A1 di tahun 1935.

EVOLUSI MOBIL TOYOTA

1936

Pada tahun 1936 mereka meluncurkan mobil penumpang pertama mereka, Toyoda AA (kala itu masih menggunakan nama Toyoda). Model ini dikembangkan dari prototipe model A1 dan dilengkapi bodi dan mesin A. Kendaraan ini dari awal diharapkan menjadi mobil rakyat.

1955

Pada tahun ini, Toyota meluncurkan Crown pertama disebut RS karena menggunakan mesin tipe R 1900 cc dan platform tipe S yang khusus untuk sedan meskipun masih berupa ladder frame. Kemudian RS dikembangkan menjadi RS20, dan pada tahun 1959 diluncurkan model facelift RS30.

1964

Mulai generasi ini Corona dipasarkan secara massal di berbagai negara di dunia. Model yang tersedia adalah Sedan 4-pintu, Hardtop Coupe 2-pintu, Sedan 5-pintu (semi wagon yang mirip Liftback), Station Wagon, dan Van. Mesin yang digunakan berkapasitas 1500 cc.

1989

Lexus LS adalah mobil sedan besar dan mewah. Nama Lexus pada awalnya hanya digunakan untuk pasar ekspor, sedangkan untuk pasar domestik Jepang menggunakan nama Toyota Celsior. Setelah Lexus secara resmi dipasarkan di Jepang mulai tahun 2006, nama Celsior tidak lagi digunakan.

1997

Prius pertama kali dijual di Jepang pada tahun 1997 dan saat itu tersedia di semua dealer Toyota yang ada di Jepang, sehingga menjadikannya mobil hibrida pertama yang diproduksi missal di dunia. Mobil ini kemudian diperkenalkan di seluruh dunia pada tahun 2000.

1998

Toyota Camry adalah mobil sedan kelas menengah atas yang pasar utamanya adalah Amerika dan Australia. Sejak tahun 1998, Camry mulai memasuki pasar Indonesia untuk menggantikan posisi Toyota Corona Absolute yang sudah tidak diproduksi lagi.

1999

Toyota Yaris atau Toyota Vitz adalah mobil hatchback kecil yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation. Yaris diluncurkan pertama kali pada tahun 1999 di Eropa dengan desain, performa mesin, dan jaminan keselamatan serta konsumsi bahan bakar yang optimal, untuk memasuki pangsa pasar Eropa.

2005

Toyota Fortuner diperkenalkan di Indonesia pertama kali tahun 2005 pada event Jakarta International Motor Show. Pada bulan Agustus 2007 mulai dipasarkan di Indonesia.

Berkontribusi kepada bangsa dan masyarakat melalui praktik profesional di bidang pemasaran produk-produk dan jasa pelayanan kepada pelanggan yang berkualitas tinggi dalam lingkungan. Tumbuh berkembang bersama dengan karyawan, pemasok, dealer-dealer utama dan dealer-dealer dengan saling percaya dan menghormati.


Toyota-Astra Motor

Toyota di Indonesia Selama lebih dari 30 tahun, PT. Toyota Astra Motor telah memainkan peranan penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia, serta membuka lapangan pekerjaan termasuk dalam industri pendukungnya.

PT Toyota-Astra Motor merupakan cikal bakal hadirnya produk Toyota di Indonesia, perusahaan ini diresmikan pada tanggal 12 April 1971. TAM merupakan perusahaan joint venture antara PT Astra International Tbk dan Toyota Motor Corporation.

Peranan TAM semula hanya sebagai importir kendaraan Toyota, tetapi setahun kemudian sudah berfungsi sebagai distributor. Pada tanggal 31 Desember 1989, TAM bergabung bersama tiga perusahaan lainnya yaitu: PT Multi Astra (pabrik perakitan), PT Toyota Mobilindo (pabrik komponen bodi), dan PT Toyota Engine Indonesia (pabrik mesin). Selama lebih dari 30 tahun, PT. Toyota Astra Motor telah memainkan peranan penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia, serta membuka lapangan pekerjaan termasuk dalam industri pendukungnya.

Hingga kini, TAM memiliki pabrik untuk produksi stamping, casting, engine dan assembly, dengan lokasi pabrik di area industri Sunter, Jakarta.

Kemudian, pada tanggal 15 Juli 2003, TAM direstrukturisasi menjadi 2 perusahaan, yaitu PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berfungsi sebagai perakit produk dan eksportir kendaraan dan suku cadang Toyota, serta PT. Toyota-Astra Motor sebagai agen penjualan, importir dan distributor produk Toyota di Indonesia.

MANUFAKTURING

Karawang Plant adalah salah satu pabrik otomotif milik Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang berlokasi di Karawang International Industrial City (KIIC), TelukJambe, Jawa Barat.

Karawang Plant yang berdiri di area tanah seluas 1.000.000 m2 dengan luas bangunan 300.000 m2 memiliki konsep pabrik otomotif kelas dunia yang memadukan teknologi tinggi, keahlian sumber daya manusia, dan kepedulian terhadap karyawan dan lingkungan.

PT. TOYOTA ASTRA MOTOR

Kantor Pusat
Jl. Yos Sudarso, Sunter II, Jakarta 14330,
Telp (021) 6515551 (hunting),
Fax (021) 6515360

Didirikan
2 April
1971
Pemegang Saham
50%
PT. Astra International Tbk
Pemegang Saham
50%
Toyota Motor Corporation

DEALER INFO

PT Toyota-Astra Motor dibantu oleh 8 dealer utama dalam memasarkan produk-produk Toyota-Astra ke seluruh Indonesia. Dealer-dealer tersebut antara lain:

Plaza Toyota

Plaza Toyota merupakan dealer resmi Toyota yang berpusat di Jakarta. Plaza Toyota melayani jual beli kendaraan Toyota baik baru maupun bekas, layanan purna jual, servis kendaraan, serta Toyota Easy Care yang merupakan layanan perawatan kendaraan di manapun berada (di kantor, di rumah, area parkir, dst).

Tunas Toyota

Tunas Group menaungi dealer resmi untuk Toyota, yakni dealer Tunas Toyota. Kantor pusat Tunas Toyota berada di Jakarta Selatan, dealer ini melayani jual beli kendaraan, layanan purna jual, serta servis kendaraan Toyota.

Astrido Toyota

Astrido Group menaungi 15 dealer resmi khusus untuk kendaraan merek Toyota. Astrido menawarkan layanan jual beli kendaraan, servis dan spare parts, pembiayaan otomotif, serta body paint.

01

AUTO 2000

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Timur
  • Bali
  • Kalimantan
  • Sebagian Sumatera
02

NASMOCO

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
03

PT HADJI KALLA

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Tengah
04

PT HASJRAT ABADI

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Gorontalo
  • Maluku
  • Ternate
  • Papua
05

PT AGUNG AUTOMALL

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Bali
  • Riau
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Tanjung Pinang
  • Batam
06

PT DUNIA BARUSA

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Aceh
07

PT PERINTIS PERKASA

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Medan
08

PT KRIDA DINAMIN AUTONUSA

Dealer Utama Toyota untuk wilayah:
  • Nusa Tenggara Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Gorontalo
  • Maluku
  • Ternate
  • Papua

GLOBAL MARKET SHARE

Toyota Motor Corporation memiliki banyak saham di beberapa perusahaan lain. Di tahun 1998, Toyota mengakuisisi 51.2% saham Daihatsu dan tahun 2016 Toyota membeli keseluruhan aset Daihatsu, dengan demikian Daihatsu menjadi anak perusahaan Toyota.

Di tahun 2001, Toyota membeli 50,11% saham Hino. Hino merupakan representasi Grup Toyota dalam hal produksi truk kelas medium, truk kelas berat, dan bis.

Di Indonesia, Toyota Motor Corporation memegang 49% saham dari PT Toyota-Astra Motor, tetapi sejak Februari 2017 lalu, PT Astra International Tbk (ASII) melepas 1% sahamnya kepada Toyota Motor Corporation. Kini, keduanya sama-sama memegang saham PT Toyota-Astra Motor sebesar 50%.

Relationship with other maker
Secara global, Toyota Motor Corporation banyak menjalin hubungan dengan perusahaan automobile lainnya. Ini termasuk strategi brilian agar Toyota mampu menjangkau pasar setempat dengan mudah. Di Indonesia misalnya, Toyota Motor Corporation dan Astra International Indonesia mendirikan perusahaan joint venture dengan membentuk PT Toyota-Astra Motor.

Marketing Strategy
Toyota Motor Corporation sebagai induk dari Toyota-Astra Motor Indonesia menjadi salah satu pengaruh utama bagai Toyota-Astra Motor dalam mengembangkan produk Toyota di dalam negeri. Ini terwujud dalam misi regional Toyota-Astra Motor yakni:

  • Menyediakan produk dan jasa berkualitas tinggi, serta memenuhi kebutuhan pelanggan melalui program pemasaran yang baik.
  • Mengembangkan karyawan berkompeten.
  • Memperkuat kolaborasi dengan produsen, dealer utama serta sub-sub dealer.
  • Mengembangkan operasional perusahaan yang sehat.

Strategi global Toyota Motor Corporation untuk memasarkan produknya antara lain:
01

BIDANG PRODUKSI

Riset terus menerus dan mendalam mengenai selera pasar (kebutuhan konsumen). Perlu diketahui bahwa Toyota memproduksi kendaraan yang khusus untuk menyasar segmen-segmen tertentu di masyarakat.

Misalnya, kendaraan/mobil kelas mewah mereka memiliki Lexus dan Celica, kendaraan untuk transportasi personal yakni Innova, Land Cruiser, mobil compact seperti Yaris dan Auris, serta kendaraan generasi lanjutan yang mendukung konsep go green seperti Prius+ dan Lexus GS.

02

PEMASARAN, PENJUALAN

Untuk menetapkan harga mobilnya, Toyota menggunakan pendekatan regiocentric, yakni penawaran produk dengan harga yang disesuaikan dengan kondisi budaya dan ekonomi wilayah tersebut.

Misalnya, Toyota lebih banyak menjual mobil tipe Yaris di Eropa karena memang cocok dengan kultur perkotaan.

Khusus untuk pemasaran, Toyota memasang strategi untuk memperbanyak jumlah dealer di setiap daerah. Di tahun 2012, dealer Toyota yang ada di Indonesia mencapai 227 dealer. Semakin banyak dealer semakin banyak pelanggan yang bisa menikmati layanan dari Toyota.

03

KERJASAMA DENGAN PERUSAHAAN LAIN

Kerjasama dengan perusahaan lain yang sudah lebih dulu ada akan mempermudah penetrasi Toyota ke suatu daerah. Misalnya, kerjasama Toyota dengan PSA Peugeot di Prancis untuk memudahkan Toyota masuk ke pasar Prancis.

04

MENGUASAI SAHAM PERUSAHAAN LAIN

Seperti yang telah disebutkan di atas, Toyota Motor Corporation di Indonesia sendiri menguasai 50,2% saham Daihatsu, 50,11% saham Hino, dan 50% saham Toyota-Astra Motor.