Di Pasar Mobil Bekas, Wuling Lebih Mengancam Ketimbang Xpander

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah

pasar mobil bekas

Otomart, Jakarta – Sejak kemunculan sensasionalnya pada 10 Agustus 2017 lalu, Mitsubishi Xpander ternyata mendapatkan banyak atensi yang cukup besar dari para konsumen Tanah Air, terutama saat gelaran GIIAS 2017, dimana Xpander telah terjual sebanyak 4.317 unit. Namun, jika berbicara sisi ancaman untuk pasar mobil bekas, ternyata mobil asal China yaitu Wuling mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengancam.

Hal ini disampaikan oleh para pebisnis mobil bekas, salah satunya yaitu Manajer Senior WTC Mangga Dua sekaligus Pengamat Pasar Mobil Bekas, Herjanto Kosasih. Dirinya berpendapat bahwa mobil low multi purpose vehicle (MPV) asal China ini mempunyai daya saing yang cukup tinggi jika masuk ke segmen mobil bekas.

Baca Juga: Akhirnya Wuling Motors Indonesia Rilis Harga Resmi Confero

“Wulin itu ibarat Calya-Sigra yang mempunyai harga murah namun mempunyai kapasitas penumpang yang banyak. Bayangkan saja jika mobil barunya saja mempunyai harga sekitar Rp. 165 juta, maka jika telah masuk pasar mobil bekas dapat mencapai harga sekitar Rp. 120 jutaan. Jika tahunnya masih baru, maka dapat dipastikan akan merusak pasaran mobil  MVP lainnya, seperti Avanza, Mobilio, Xenia, Ertiga, belum lagi Sigra dan Calya. Jika berbicara dampak, maka akan lebih mengganggu Wuling dibandingkan dengan Xpander,” ucap Herjanto.

Herjanto menambahkan, bahwa selain harga, built material yang digunakan oleh mobil China ini tidak kalah dengan MPV pesaingnya yang telah lama hadir. Namun, permasalahan utama yang dihadapi oleh Wuling adalah image konsumen Indonesia terhadap produk China yang dianggap sebagai barang yang tidak berkualitas tentu menjadi bayangan tersendiri, terutama bagi orang awam.

“Kita mengetahui produk China mempunyai kisah sendiri dulu, inilah sekarang yang menjadi pekerjaan rumah bagi Wuling untuk memperbaikinya. Bagi orang yang paham tentang mobil, produk Wuling sebenarnya oke, namun balik lagi ke konsumen, tentunya mereka punya pertimbangan tersendiri,” kata Herjanto.

Baca Juga: Mengintip Spesifikasi Wuling Confero S, yang Siap Bersaing dengan Pemain Lama MPV

Pemilik showroom mobil bekas di MGK Kemayoran, Teddy juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, jika melihat dari harga barunya yang terbilang sangat kompetitif, namun untuk kualitas layanan produk China sampai saat ini masih mempunyai citra yang buruk di mata konsumen Indonesia.

“Sebenarnya Wuling bukan hanya berdampak pada mobil sekelasnya, namun juga akan menyerang pada mobil murah lainnya, seperti Agya, Ayla bahkan mobil kecil lainnya. Namun, sampai saat ini kita belum tahu fakta nantinya seperti apa kondisi Wuling setelah dipakai, apakah ada keluhan atau tidak baik dari segi produk atau layanannya. Untuk mobil bekas, meskipun mengancam, namun status merek juga dapat menjadi kendala tersendiri,” ucap Teddy.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Daftar Lengkap Harga Toyota Vios Bekas Maret 2020

OTOmart – Sejak dirilis pada tahun 2003 silam di Indonesia, Toyota Vios menjelma menjadi...

Suzuki Ertiga 2014 Kini Dibanderol Mulai Dari Rp 100 Jutaan

OTOmart – Suzuki Ertiga merupakan salah satu mobil berjenis MPV yang tentunya banyak diburu...

Bunuh Virus Corona di Kabin Dengan Proses Sterilisasi Ini

OTOmart – Salah satu bagian mobil yang berpotensi menjadi media penyebaran virus Corona atau...

Bagian Mobil Ini Perlu Dibersihkan Agar Terhindar Dari Virus Corona

OTOmart – Salah satu upaya dalam melindungi diri dari penyebaran virus corona atau covid-19...

Scuto Indonesia Sediakan Jasa Penyemprotan Disinfektan Gratis

OTOmart – Dengan semakin berkembangnya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, tentu membuat para...

Suzuki Klaim Biaya Perawatan Suzuki XL7 Cuma Rp 3.800 Per Hari

OTOmart – Sebagai salah satu pemain baru di pasar otomotif Indonesia, Suzuki XL7 telah...