Sosialisasi Jadi Alasan Tol JORR Batal Naik

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
tol jorr
Kenaikan tarif tol JORR ditunda (black experience)

OTOmart – Rencana kenaikan tarif tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang sedianya akan dilakukan pada pukul 00.00 WIB, Rabu (20/6) kemarin, akhirnya ditunda.

Hal ini dilakukan berdasarkan keterangan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Selasa (19/6) kemarin. Kebijakan ini diambil setelah Kementerian PUPR memperhatikan berbagai masukan yang berasal dari para masyarakat serta berbagai pihak terkait mengenai rencana kenaikan tarif tersebut.

Baca Juga: Mulai Besok Tol JORR Dikenakan Single Tarif Rp 15 Ribu

Kementerian PUPR juga beralasan bahwa langkah ini diambil guna memberikan waktu bagi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk segera melakukan sosialisasi kepada para pengguna jalan tol secara intensif dan efektif.

“Penundaan ini dilakukan hingga sosialisasi kepada para pengguna jalan tol dirasa telah cukup,” ucap Hrry TZ, Kepala BPJT, seperti dilansir laman Kompas News, Selasa malam kemarin.

Pengintegrasian sistem transaksi ini pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan layanan tol JORR sehingga dapat memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan, terutama dalam hal peningkatan efisiensi pembayaran hingga menjadi satu kali.

Penerapan pengintegrasian sistem transaksi ini rencananya akan menghilangkan lima gerbang tol yang sebelumnya telah ada, yaitu Meruya Utama, Meruya Utama 1, Semper Utama, Rorotan serta Pondok Ranji sayap yang mengarah ke Bintaro. Dengan dihilangkannya kelima gerbang tol tersebut, diharapkan mampu membuat titik kemacetan berkurang.

Alasan lain dari rencana penerapan integrasi sistem pembayaran ini yaitu untuk menurunkan tarif tol JORR bagi kendaraan golongan II, III dan IV. Dengan begitu akan menarik minat para pengusaha untuk menggunakan tol JORR serta mengurangi beban kemacetan yang terjadi di jalan arteri.

Baca Juga: Hati-Hati! Kondisi ‘Microsleep’ Ketika Berkendara di Jalan Tol

Pengintegrasian sistem pembayaran ini nantinya akan berlaku untuk empat ruas serta sembilan seksi tol JORR, dimana panjang keseluruhannya sejauh 76,43 kilometer. Empat ruas tol tersebut antara lain yaitu, Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 utara (rute Kebon Jeruk-Ulujami), seksi W2 selatan (rute Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (rute Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (rute Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (rute Cikunir-Cakung), Seksi E3 (rute Cakung-Rorotan), serta jalan tol akses Tanjung Priok, mulai dari seksi E1, E2, E-2A, NS (Rorotan dan Kebon Bawang) serta jalan tol rute Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.

Ketika pengintegrasian sistem pembayaran telah dilakukan, maka akan terjadi perubahan tarif, dimana tarif kendaraan golongan I akan dibebankan biaya sebesar Rp15.000, golongan 2 dan 3 sebesar Rp 22.500, serta untuk golongan 4 dan 5 menjadi sebesar Rp 30.000.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Mitsubishi Motors Naikkan Harga Xpander dan Pajero

OTOmart – Mitsubishi Motors Indonesia akhirnya mengkonfirmasi kenaikan harga dua produk unggulannya, yaitu Mitsubishi...

Inilah Spesifikasi Dan Harga Mobil Wuling Juli 2018

OTOmart – Dalam beberapa bulan belakangan ini, dua produk mobil keluaran terbaru dari pabrikan...

Lakukan Ekspansi, Toyota Kirimkan 800 Unit Fortuner ke Vietnam

OTOmart – Setelah sempat tertunda akibat adanya pengetatan aturan impor kendaraan sejak bulan Januari...

Demi Keselamatan, Pemilik Mobil Honda Disarankan ke Bengkel Resmi

OTOmart – Dengan teridentifikasinya cacat di bagian inflator airbag membuat Honda melakukan recall kepada...

Wuling Motors Ulang Tahun, 3 Hal Ini Jadi Pencapaiannya

OTOmart – Wuling Motors telah setahun berada di Indonesia melalui PT SGMW Motors Indonesia....

Honda Luncurkan CR-V Diesel Terbarunya di India, Indonesia Kapan?

OTOmart – Pasar SUV di Indonesia ternyata cukup menjanjikan. Dimana pada paruh tahun ini...