3 Tips Mudik Aman Lewat Jalan Tol Jakarta – Surabaya

posted in: Artikel Mobil | 3 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
jalan tol
Gerbang tol Brebes Timur (Gogirl)

OTOmart – Tol yang menyambung mulai dari Jakarta hingga ke Surabaya diprediksi akan dapat digunakan ketika arus mudik Lebaran 2018. Dengan beroperasinya jalan tol ini, maka diprediksi akan menjadi salah satu solusi bagi para pemudik yang akan mudik ke wilayah Jawa Timur hingga Bali.

Jalan tol Jakarta hingga Surabaya ini kemungkinan besar akan dipilih oleh sebagian besar pemudik, karena jalan bebas hambatan tersebut mampu membuat perjalanan mudik menjadi lebih singkat. Selain itu, dana yang dikeluarkan untuk menempuh perjalanan jarak jauh tersebut juga relatif terjangkau. Sebab, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp351.500,-.

Meskipun begitu, terdapat banyak hal yang harus Anda waspadai saat mengemudikan kendaraan di sepanjang jalan tol Jakarta hingga Surabaya ini. Sebab, karakter jalan tol tersebut belum banyak diketahui, ini berarti para pengemudi dituntut untuk berkendara pada kecepatan yang konstan dan tetap berhati-hati.

Baca Juga: Tips Untuk Hemat Bahan Bakar Saat Mudik Menggunakan Mobil Pribadi

“Untuk menempuh perjalanan tol yang sangat panjang ini, saya sangat menyarankan, dikarenakan jalur baru sehingga tentunya belum terlalu familiar. Yang paling bahaya dari lokasi baru ini adalah situasi yang tidak kelihatan atau crosswind (angina samping),” ucap Rifat, seperti dilansir laman CNN Indonesia, Rabu (30/5) yang lalu.

Rifat juga menjelaskan bahwa setidaknya terdapat tiga poin penting yang perlu diperhatikan para pengemudi selama berkendara di jalan tol tersebut, antara lain yaitu:

Antisipasi crosswind (angin samping)

Banyak para pengemudi yang tidak mengantisipasi munculnya crosswind dari arah samping. Menurutnya, hal ini cukup berbahaya sebab dapat langsung mengakibatkan terjadinya counter steering (ke arah kanan atau kiri). Hal ini tentunya dapat menyebabkan mobil bergoyang atau oleh sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

jalan tol
Seorang pengendara melintas di jalan tol (Prima radio Surabaya)

“Kalau pengemudi terlambat mengantisipasi terutama mobil yang kapasitasnya berlebihan tentunya sangat berbahaya. Bukan masalah reaksi pertama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, melainkan reaksi keduanya. Dimana kena angin, mobil lantas oleng sehingga terjadilah counter steering (potensi menyerempet mobil di sekitarnya),” terang pendiri lembaga pelatihan Rifat Drive Labs (RDL) itu.

Karena itu, Rifat mengharapkan agar para pengemudi selalu ekstra berhati-hati ketika berkendara di tol. Apalagi tol ini merupakan tol fungsional, dimana jalan belum sepenuhnya rampung. Karena itu, sebaiknya pastikan kendaraan yang Anda kemudikan aman. Sebab, mengemudi di tol membutuhkan konsentrasi yang baik.

Menjaga Kecepatan

Saat mengemudikan kendaraan di tol, sebaiknya jangan terlalu percaya diri. Selalu perhatikan kecepatan kendaraan Anda, sebab mengemudi di jalan tol dengan kondisi jalan luas dan panjang, bukan berarti hanya Anda saja yang berkendara di sana.

Karena itu, selalu ikuti batas kecepatan ketika berada di jalan bebas hambatan. Jangan pernah memacu kendaraan Anda di jalan tol melebihi ambang batas kecepatan Anda.

Baca Juga: 3 Poin Penting Saat Mudik Menggunakan Mobil Pribadi

“Masalahnya adalah tidak ada yang menang dan kalah, yang kita bawa keluar itu adalah tanggung jawab moral yang sangat berlipat ganda. Tidak ada reward yang lebih baik lagi bagi Anda selain selamat sampai tujuan. Karena itu, meskipun kencang namun harus tetap terkontrol dengan baik,” tutur Rifat.

Jangan Melebihi Kapasitas

Agar perjalanan mudik Anda terasa aman dan nyaman, maka sebaiknya para pengemudi menyadari betapa bahayanya mobil yang kapasitasnya melebihi batas. Sekedar informasi, mobil dengan bobot penumpang dan barang yang melebihi kapasitas akan mengakibatkan terjadinya kecelakaan akibat dari kerja rem yang tidak maksimal apalagi jika mobil bergerak dalam kecepatan yang cukup tinggi.

Jika mobil yang berada di bagian depan melakukan pengereman mendadak, maka secara teori mobil yang berada di bagian belakang dengan kondisi bobot barang dan penumpang melebih kapasitas tentunya akan mengalami masalah, sebab tidak dapat berhenti secepat mungkin. Karena itu, sebaiknya perhitungkan secara matang barang bawaan serta penumpang yang akan Anda angkut di dalam mobil.

Sumber: CNN Indonesia

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Spesifikasi dan Daftar Harga Terios Bekas Agustus 2018

OTOmart – Demi terus bersaing di pasar otomotif Indonesia, Daihatsu akhirnya melakukan penyegaran kepada...

3 Mobil Pick-Up Terbaik dan Termurah di Indonesia

OTOmart – Bagi para pengusaha, bisnis akan berjalan dengan lancar jika ditunjang dengan sarana...

Daftar Harga Grand Max Minibus Daihatsu Agustus 2018

OTOmart – Hingga kini, Daihatsu Grand Max masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia....

Daftar Harga Toyota Kijang Innova Bekas Agustus 2018

OTOmart – Salah satu produk unggulan Toyota di mobil bersegmen medium MPV, Toyota Kijang...

Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED Pada Kendaraan Anda

OTOmart – Saat ini telah banyak mobil yang menggunakan lampu berjenis light emitting diode...

Komparasi Brio RS dengan Ignis Sport Edition, Mana Yang Lebih Baik?

OTOmart – GIIAS 2018 baru saja berakhir namun terdapat beberapa produk baru yang muncul...