Odometer Mobil Bekas Rawan Di Akali, Begini Tips Mengetahuinya

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
odometer
Ilustrasi (Pacific Standard)

OTOmart – Demi meningkatkan harga jual sebuah mobil bekas, beberapa oknum kerap kali melakukan kecurangan. Salah satunya adalah dengan mengubah jarak jangkauan kilometer atau yang sering disebut odometer. Hal ini tentunya akan merugikan para konsumen, karena mendapatkan mobil yang tidak sesuai dengan keinginannya.

Menanggapi hal ini, Redy M Rifai yang merupakan Marketing salah satu showroom mobil bekas yang berlokasi di pusat penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua mengungkapkan jika para oknum pedagang yang melakukan kecurangan pada angka kilometer pada dashboard kendaraan akan menyesuaikan dengan catatakn akhir yang berasal dari buku record kendaraan dari terakhir kali pemilik kendaraan keluar dari bengkel resmi.

Baca Juga: Tips Cara Kenali Mobil Yang Pernah Di Ketok Magic

“Ketika angka riil kilometer perjalanan mobil telah mencapai jarak 100 ribu lebih, maka para pelaku biasanya mencuranginya dengan cara menggeser angka odometer ke kilometer terendah sesuai dengan catatan yang tertera pada buku servis,” terangnya.

Biasanya para pelaku akan melakukan kecurangan tersebut dengan cara mencukil segel kilometer yang telah tertanam pada bagian belakang stir kendaraan untuk dapat memundurkan angka odometer sesuai dengan catatan yang berasal dari bengkel resmi. Pada umumnya angka yang ditampilkan pada odometer akan dilebihkan sedikit dari catatan yang terdapat pada buku bengkel resmi, yaitu antara 5 hingga 10 kilometer.

Bukan hanya mobil bekas saja yang odometernya dapat diubah, odometer digital yang terdapat pada mobil terbaru pun juga bisa diubah, bahkan lebih parahnya lagi angka odometer tersebut dapat dikurangi cukup banyak.

Untuk mengatasi hal ini, dirinya pun memberikan sebuah trik yang dapat Anda gunakan untuk mengenali tindak kecurangan yang dilakukan. Salah satunya adalah dengan lebih peka terhadap kondisi fisik kendaraan, terutama pada bagian mesin.

“Sebaiknya cek terlebih dahulu kondisi mesin, kemudian cek bannya apakah sudah gundul atau belum, baru kemudian cek kondisi odometer, apakah terdapat foresan atau tidak. Setelah itu, lihat tahun perakitan kendaraan ini dan cek apakah telah sesuai dengan kilometer atau tidak,” terangnya.

Baca Juga: Tips Mengatasi Lampu Depan Mobil Yang Redup

Meskipun hal ini bukanlah sebuah modus baru, namun tindakan memundurkan odometer ternyata masih marak terjadi di wilayah Jakarta dan di sejumlah kota besar lainnya. Hal ini terjadi di tengah maraknya persaingan penjualan antara mobil bekas konvensional dengan online yang saat ini tengah berlangsung.

“Kalau sepengetahuan saya sih, sejak muncul di pasar mobil bekas online, dagangan kami jadi menurun. Karena konsumen sekarang lebih memilih bertransaksi langsung dengan para pemilik kendaraan melalui online,” pungkasnya.

Jika Anda sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan cicilan kredit yang mudah, aman dan transparan, segera kunjungi website www.otomart.id. Karena kami selalu siap membantu mewujudkan impian Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas terbaik.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Gunakan Per All New Rush, Modifikasi Avanza Ini Justru Lebih Elegan

OTOmart – Toyota Avanza hingga saat ini masih menjadi salah satu kendaraan yang paling...

Sambut HUT RI Ke-74, Auto2000 Gelar Promo Mobil Toyota

OTOmart – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Auto2000 yang merupakan diler resmi untuk...

Aplikasi e-Uji Emisi, Tampilkan Lokasi Resmi Uji Emisi Kendaraan

OTOmart – Setelah mengeluarkan instruksi gubernur beberapa hari yang lalu mengenai uji emisi kendaraan...

Mau Lulus Uji Emisi Kendaraan? Coba Lakukan Tips Ini

OTOmart – Setelah DKI Jakarta masuk ke dalam kota dengan kualitas udara terburuk di...

Auto2000 Usulkan Toyota HiAce Jadi Kendaraan Pengganti Angkot

OTOmart – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mulai mensosialisasikan perluasan sistem ganjil genap...

Ini Keuntungan Menggunakan Garansi Mobil Bekas

OTOmart – Hingga kini masih banyak masyarakat Indonesia yang salah kaprah mengenai perbedaan antara...