SIS Siap Produksi Suzuki Ignis dan Baleno di Indonesia

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah

sis

Otomart, Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang merupakan sales distributor penjualan mobil Suzuki mengaku bahwa mereka siap untuk dapat memproduksi model terbaru produk Suzuki untuk dijual di pasar domestic maupun ekspor. SIS mengklaim bahwa kapasitas dua pabrik yang mereka miliki masih sanggup dan mumpuni untuk menambah line pembuatan dua model terbaru Suzuki, yaitu Suzuki Ignis dan Baleno hatchback.

Hal ini berkaitan erat dengan tren positif yang ditunjukkan oleh Suzuki Ignis di pasar domestic. Sebelumnya, SIS pernah mengungkapkan untuk memproduksi mobil berjenis city car tersebut meskipun harus melewati berbagai proses yang sangat panjang, termasuk hitung-hitungan serapan pasar terhadap produk terbaru tersebut.

“Saat ini kami mempunyai kapasitas produksi pabrik di Tambun sebanyak 120.000 (unit), Cikarang 200.00. Tapi saat ini kami berjalan dengan dua tujuan, yaitu domestic dan ekspor. Nambah 1-2 model lagi (yang diproduksi) masih bisa,” ujar Donny Saputra, Direktur Pemasaran SIS dilansir laman Kompas.

Suzuki Ignis sampai saat ini masih berstatus sebagai barang impor yang didatangkan utuh dari India, begitu juga dengan Baleno hatchback. Oleh sebab itu, jika memang setelah diperhitungkan dan ternyata memungkinkan di pasar domestik, maka kemungkinan dua model inilah yang nantinya diprioritaskan oleh Suzuki Indonesia untuk diproduksi di pabrik SIS.

Ternyata menggeliatnya aktifitas pabrik tersebut nyatanya didukung dengan performa ekspor yang sangat baik. Berdasarkan data yang dimiliki oleh pabrik, pada semester pertama 2017, total ekspor Suzuki telah naik 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Data menunjukkan bahwa ekspor unit completely built up (CBU/ utuh) pabrik ini naik 21 persen. Adapun rinciannya adalah pada semester I 2016 mencapai 10.511 unit kemudian pada periode yang sama tahun ini jumlahnya naik hingga menjadi 12.723 unit.

Sedangkan untuk ekspor terurai atau completely knocked down (CKD) naik sangat drastis yaitu sebanyak 218 persen, padahal semester pertama sebelumnya di 2016 berada di angka 7.128 unit, namun akhirnya membengkak menjadi 15.528 unit pada semester pertama di tahun ini.

“Kenapa (ekspor) CKD dapat naik sangat tinggi? Hal ini tidak lain karena ditopang oleh kenaikan pasar otomotif yang terjadi di Pakistan, dan saat ini negara tersebut menjadi salah satu contributor terbesar bagi Suzuki produksi Indonesia,” terang Donny.

Selain itu, komponen Suzuki juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi bahkan hingga 225 persen. Jadi selain mengimpor unit dari India, SIS juga melakukan ekspor komponen ke negara tersebut.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Tips Memilih Roof Box Untuk Mudik Yang Sesuai Dengan Kendaraan Anda

OTOmart – Dalam beberapa minggu lagi, masa libur Lebaran akan segera tiba. Hal ini...

Ingin Mudik Nyaman, Sebaiknya Perhatikan Komponen Fan Belt Anda

OTOmart – V-belt atau sering disebut juga dengan Fan belt merupakan tali karet yang...

Auto2000 Siapkan 7 Paket Promo Lebaran Jelang Mudik

OTOmart – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, beberapa produsen mobil mulai memberikan berbagai promo...

Jelang Mudik, Penjualan Sigra dan Calya Bekas Meningkat

OTOmart – Segmen mobil bekas low cost green car (LCGC) menjelang musim mudik Lebaran...

Daftar Harga Mobil Bekas Di Bawah Rp100 Juta Untuk Mudik Lebaran

OTOmart – Dalam hitungan beberapa minggu, kita akan memasuki musim mudik Lebaran 2019. Dengan...

Mau Sewa Mobil Untuk Mudik Lebaran? Berikut Perkiraan Harganya

OTOmart – Beragam cara dilakukan oleh para masyarakat untuk dapat kembali ke kampung halaman...