Renault Batal Hadir, Siapa Penggantinya?

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : OTOMART

OTOMART, Jakarta – Selang satu bulan sebelum ajang GIIAS 2016 berlangsung. Salah satu Agen Pemegang Merek (APM) yakni Renault Indonesia dikabarkan mengundurkan diri.

Sebelumnya, Renault Indonesia memang telah mengikuti beberapa ajang pameran otomotif besar di tanah air. Dan saat GIIAS 2016 akan berlangsung, pihak Renault mengakui adanya kendala teknis yang mengakibatkan produk milik Renault batal hadir. Pertengahan Juni lalu, pihak Renault telah memastikan akan memboyong dua produk SUV miliknya, yakni Renault Kadjar dan Renault Kwid. Kini, pecinta otomotif harus bersabar untuk menunggunya meluncur, tapi tidak di GIIAS.

Dikutip dari laman kompasotomotif, “Ada masalah teknis di menit-menit terakhir, yang membuat kami harus mundur dari GIIAS. Sangat disayangkan memang, kami sudah mengerahkan segenap kemampuan buat tetap ikut pameran, tapi prinsipal mengambil kebijakan berbeda,” jelas Ario Soerjo, Sales and Marketing Division Head Renault Indonesia, kepada KompasOtomotif, di Jakarta, Senin (18/7/2016).

renault_koleos

Masalah teknis terjadi pada mobil Renault Koleos dan Renault Kwid. Keduanya masih dalam tahap penyempurnaan untuk dapat diboyong ke tanah air.

“Koleos dengan konfigurasi setir kanan belum bisa didatangkan, sedangkan Kwid dengan mesin 1,0 liter juga belum tersedia. Sebenarnya bisa saja ikut pameran dengan mendatangkan model lama, tapi pihak pusat punya kebijakan berbeda,” lanjut Ario.

Saat ini, pihak GIIAS tengah mencari ganti yang akan menduduki posisi Renault saat pameran berlangsung. Siapa dia?

Beberapa isu bermunculan, yakni Ford Motor Indonesia (FMI) diberitakan akan menggantikan posisi Renault. Namun usai dikonfirmasi nyatanya pihak Ford membantah hal tersebut.

Menurut Direktur Komunikasi FMI, Lea Kartika, “Ford enggak ikutan GIIAS, kecuali kalau diler mau. Tapi itu semua diserahkan kepada diler, FMI tidak berpartisipasi,”.

Selain Ford, adapula brand Subaru yang sempat menjadi sorotan pengganti Renault. Namun hal tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak Subaru.

“Dia pernah mengatakan ingin menyelesaikan masalah internalnya dulu. Pernah muncul mau ikut, tapi sampai sekarang belum ada perkembangan baru,” terang Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo yang dihubungi via telepon oleh KompasOtomotif.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Honda Jazz dan Civic Kuasai Pasar Hatchback di Indonesia

Otomart – Honda menguasi pasar hatchback Indonesia dengan market share sebesar 53% melalui model Honda Jazz dan Civic Hatchback. Jazz juga disebutkan menjadi market leader dengan menguasai 49% pangsa pasar, dimana angka penjualan pada September tercatat sebanyak 1.173 unit dan … Lihat Selengkapnya

Pertamina Lubricants Lakukan Ekspor Jajaki Pasar Mesir

OTOmart – Pelumas dalam negeri yang diproduksi PT Pertamina Lubricants kembali melakukan terobosan dengan mengekspor produknya ke pasar Timur Tengah. Dengan populasi penduduk mencapai 93,62 juta orang, Mesir menjadi pasar yang cukup potensial bagi Pertamina dan menyatakan keyakinannya bahwa produk … Lihat Selengkapnya

Toyota Sematkan New Hilux Dengan Mesin yang Lebih Bertenaga

Otomart – Toyota meningkatkan kinerja pada mobilnya yang bersegmen pick up 4×4, New Hilux. Mobil ini mempunyai mesin baru yang lebih bertenaga. Toyota berharap dengan adanya perubahan pada mesin ini, mampu memuaskan para konsumennya setelah delapan bulan pertama di tahun … Lihat Selengkapnya