Sebelum Menguras Air Radiator, Sebaiknya Perhatikan Hal Ini

posted in: Artikel Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
air radiator
Air Radiator (Motor Balap)

OTOmart – Salah satu cara untuk mengoptimalkan kinerja mesin kendaraan agar tidak terjadi overheat adalah dengan mengganti air radiator secara rutin dan teratur.

Cara perawatan radiator yang paling mudah dilakukan adalah dengan menguras air radiator menggunakan sebuah cairan yang dikenal dengan sebutan cairan flushing.

Baca Juga: Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas yang Perlu Diketahui

Meski begitu, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika Anda ingin menggunakan cairan tersebut saat sedang menguras air radiator.

Menurut Yono, Kepala mekanik Bengkel otomotif mengatakan sebelum mengganti air radiator, pemilik mobil harus mengetahui terlebih dahulu perbandingan antara campuran jumlah cairan flushing dengan volume tampungan yang terdapat pada radiator mobil.

“Sebelum diganti, pemilik mobil harus tahu dulu perbandingan campuran antara jumlah cairan flushing dengan daya tampung radiator mobil,” ucap Yono, seperti dilansir laman GridOto.com

Jika kemasan cairan flushing sebanyak 300 ml yang digunakan, maka untuk campuran air ke dalam radiatornya harus dengan daya tampung minimal sebanyak 4 sampai 5 liter.

Hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat pada cairan flushing bersifat keras dan mengikis. Karena itu, jika campuran airnya kurang dari jumlah minimalnya, maka cairan flushing bukannya membersihkan komponen yang kotor di bagian dalam, justru malah akan merusak sambungan komponen radiatornya.

“Jika takarannya berlebih, maka bisa saja justru malah merusak seal karet atau selang hosing yang akhirnya menjadi getas atau bocor,” terang Yono lagi.

Bukan hanya itu saja, jumlah cairan flushing yang berlebihan juga dapat merusak bagian internal mesin yang juga dilewati oleh air radiator.

Baca Juga: Lakukan Cara Merawat Mesin Mobil Ini Agar Performa Tetap Stabil

Jika pada area water jacket terdapat bagian packing yang sudah lama dan tidak diganti sehingga menimbulkan kotoran.

“Cairan flushing ini justru akan mengikis kotoran dan memberikan celah air sehingga masuk ke dalam ruang pembakaran,” terang Yono lagi.

Tujuan tujuan utamanya adalah membersihkan radiator, namun karena tidak mengerti perbandinganya justru malah dapat merusak mesin, apalagi jika takaran cairannya berlebih.

Jika Anda ingin mendapatkan berita-berita terbaru seputar Otomotif atau ingin mencari dan melakukan kredit mobil bekasberkualitas terbaik di seluruh dealer mobil bekas di Indonesia, kunjungi situs Otomart.id. Kami siap membantu Anda mewujudkan impian Anda.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Tips Memilih Cairan Carbon Cleaner Yang Bagus Untuk Mesin Anda

OTOmart – Dalam membersihkan jeroan mesin, seorang teknisi pada umumnya menggunakan cairan pembersih yang...

Perbedaan Mesin Diesel dan Bensin Yang Perlu Diketahui Konsumen!

OTOmart – Mesin merupakan salah satu elemen penting pada suatu kendaraan. Sebab, tanpa menggunakan...

Tips Memeriksa Sistem Transmisi Mobil Bekas Dengan Mudah

OTOmart – Jika Anda berkeinginan membeli sebuah mobil bekas dengan sistem transmisi otomatis, maka...

Ingin Tingkatkan Kualitas Audio Mobil Anda? Coba Gunakan Alat Ini

OTOmart – Salah satu poin penting bagi sebagian orang dan wajib terdapat di dalam...

Daftar Harga CR-V Bekas di Wilayah Bandung dan Sekitarnya

OTOmart – Sebelum datangnya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner, nama Honda CR-V cukup...

Begini Cara Mencuci Mobil Yang Benar Agar Bodi Tidak Baret

OTOmart – Salah satu kegiatan wajib yang tidak boleh dilupakan oleh para pemilik kendaraan...