Tingkatkan Produksi Mobil Sedan, Pemerintah Revisi PPnBM Sedan

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
produksi mobil sedan
Sumber: VivaNews

OTOmart – Demi mendorong produksi mobil sedan agar dapat seimbang dengan kendaraan jenis lainnya, membuat pemerintah melakukan revisi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Hal ini dikatakan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan agar mobil sedan tidak masuk ke dalam kategori barang mewah.

“PPNBM kendaraan akan segera kita ubah, sebab saat ini mobil sedan merupakan factor produksi bukan merupakan barang mewah,” ucap Sri Mulyani, seperti dilansir laman Detik.com.

Tarif PPnBM saat ini untuk mobil sedan sebesar 30%, sedangkan untuk kendaraan penumpang jenis lainnya hanya dikenakan PPnBM sebesar 10 hingga 20% saja. Karena itu, banyak orang Indonesia yang sepertinya ogah untuk membeli mobil sedan sebab tingginya pajak kendaraan tersebut. Hal itu membuat produksi sedan dalam negeri menjadi tidak dapat berkembang. Padahal di luar negeri, mobil sedan banyak diminati oleh para konsumennya.

Baca Juga: Ini Daftar Harga Mobil Sedan Bekas Namun Tetap Mewah

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa revisi pajak sedan dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk upaya dalam mendorong kegiatan industry yang ada di dalam negeri, terutama dari sisi fiskalnya. Salah satunya adalah memproduksi mobil berjenis sedan.

“Pertama pengembangan industri otomotif serta memberikan nilai tambah untuk produk yang ada di dalam negeri. Karena itu, kita akan melihat apakah mampu dalam mengembangkan mobil ini lebih lanjut sesuai dengan desain dan template yang telah diberikan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin),” jelasnya.

Sri Mulyani juga menambahkan bahwa langkah ini dilakukan oleh pemerintah bukan hanya untuk mendorong produksi mobil sedan saja, namun juga untuk berbagai hal lainny, seperti mobil listrik. Ini artinya, langkah ini dilakukan untuk melihat berbagai potensi yang nantinya akan terjadi di masa mendatang.

“Terlebih juga dalam pengembangan kendaraan listrik, nantinya hal ini akan menjadi tren ke depan. Karena itu, tidak hanya melihat alat transportasi saja, namun juga address mengenai isu perubahan iklim itu sendiri. Selain itu, sistem pajaknya nanti akan kita lihat, apakah PPnBM merupakan salah satu faktornya, namun faktor lain yang harus diketahui adalah seperti apa pengembangannya, nanti kita lihat bagaimana hasilnya dari Kemenperin,” ucapnya lagi.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Daftar Mobil Test Drive Di Gelaran GIIAS 2019

OTOmart – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 hari ini telah secara resmi...

Suzuki Luncurkan Program Trade-In Saat GIIAS 2019 Besok

OTOmart – Menjelang digelarnya pameran otomotif terkemuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019,...

Airbag Mobil Toyota Rush Bermasalah, Toyota Lakukan Recall

OTOmart – Salah satu pabrikan otomotif terkemuka asal Jepang, Toyota Motor Corporation melalui PT...

Teaser Mobil Juke Terbaru Resmi Dirilis, Ini Prediksi Perubahannya

OTOmart – Jelang peluncuran perdananya pada September 2019 mendatang, Nissan Motors telah membocorkan sedikit...

Tengah Naik Daun, Ini Harga Kamera 360 Aftermarket Xpander dan Livina

OTOmart – Di antara berbagai macam fitur yang disematkan pada beberapa bagian mobil, fitur...

Dilengkapi Voice Command, Almaz 7 Seater Bisa Dipesan Hanya Rp 5 juta

OTOmart – Almaz 7 Seater baru saja diperkenalkan oleh produsennya, Wuling Motors Indonesia, kemarin,...