Pabrik Toyota Produksi 5 Ribu Unit All New Kijang Innova

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : OTOMART

IMG_0695OTOMART, Karawang – Sehari setelah setelah meluncurkan All New Toyota Kijang Innova di Jakarta, 23 November 2015, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melakukan line off ceremony atau peresmian produksi Innova terbaru di pabrik Toyota Karawang. Untuk memproduksi generasi dari mobil keluarga tersebut, TMMIN mengeluarkan investasi hingga Rp 5 trilyun. Selain untuk memenuhi pasar domestik, mobil ini juga diproduksi untuk dikirim ke mancanegara.

Sebanyak 16 perusahaan pemasok lokal baru ikut terlibat dalam proses produksi The All New Kijang Innova di Indonesia sehingga jumlah total pemasok lokal lapis pertama TMMIN kini menjadi 123 perusahaan. “Investasi sebesar Rp 5 trilyun untuk Innova baru digunakan pada fasilitas, teknologi peralatan pabrik, dan pengembangan sumber daya manusia. Sekitar 150 engineer dalam negeri terlibat dalam proses produksinya,” ujar Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden TMMIN.

Acara yang dihadiri langsung oleh Saleh Husin, Menteri Perindustrian RI ini diperlihatkan teknologi terbaru, yang salah satunya 80 robot baruu untuk menciptakan proses produksi yang berkualitas dan berstandar global. Dibangun di area seluas 100 hektar, kapasitas produksi generasi keenam dari Kijang Innova ini mencapai 130 ribu unit per tahun. “Hari ini tidak hanya perayaan, tapi juga usaha kami untuk mengembangkan industri otomotif Indonesia,” tukas Masahiro Nonami, Presiden Direktur TMMIN.

Ditambahkan Seiichi Sudo, Executive Vice President Toyota Motor Corporation (TMC), Jepang, Toyota selalu memperbahrui tampilan dan teknologi pada kendaraan produksinya, termasuk All New Kijang Innova. “Kami merayakan bagian terbaru dan mengagumkan dari sejarah panjang Toyota di Indonesia. Kijang hadir sejak 1977 dan kami terus memperbaharui tampilan dan teknologi sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia dan menjadi model yang paling populer di Indonesia,” tutur Seiichi.

Lini produksi TMMIN ini dibagi menjadi 6 tahap yaitu stamping (pengepresan), welding (pengelasan), painting (pengecatan), engine manufacturing (produksi mesin), assembling (perakitan) dan quality inspection (tes kualitas). Toyota juga menerapkan Build in Quality, yang mengharuskan setiap proses produksi menjaga kualitas produk yang sesuai standar sebelum dikirimkan ke proses berikutnya.

Pintu gerbang kualitas terakhir pada proses pembuatan Innova baru terletak di proses quality inspection (tes kualitas). Semua mobil yang telah diproduksi akan menjalani proses pengecekan kualitas terakhir. Beberapa tes antara lain tes kecepatan, tes pengereman dan tes kebocoran yang harus dilalui unit sebelum dikirim ke konsumen. Pabrik TMMIN juga memiliki fasilitas test course/lintasan uji pacu sepanjang 1 km yang dilengkapi fitur lintasan pacu lurus, tikungan, tanjakan, jalan tidak mulus dan simulasi banjir yang dipergunakan untuk pengujian kualitas kendaraan. (M. Lulut)

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

NMAA Tutup Tahun 2017 Dengan Workshop Modifikasi di Bandung

OTOmart – National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) didukung oleh Datsun Indonesia kembali mengadakan...

PT Borobudur Oto Mobil Perkuat Jaringan Dealer Mitsubishi di Yogyakarta

OTOmart – Mendapat predikat sebagai kota dengan kontribusi penjualan kendaraan penumpang terbesar kedua setelah...

PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Buka Dealer Di Lubuk Linggau

OTOmart – PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali membuka dealer kendaraan penumpang...

Produk Honda Ternyata Masih Mendominasi Pasar LSUV Tanah Air

OTOmart – Honda ternyata masih mempertahankan dominasinya di Indonesia dengan menguasai pasar Low Sport...

Di Kelas Low MPV, Xpander Belum Sanggup Hadapi Avanza

OTOmart – Xpander membuktikan dirinya sebagai mobil yang paling diminati oleh masyarakat. Hal ini...

Menjelang Akhir Tahun, Penjualan Daihatsu Mencapai Hasil Positif

OTOmart – Menjelang penutupan akhir tahun, dan telah melewati periode 11 bulan (Januari –...