Terabas Banjir, Apakah Oli Transmisi Mobil Matik Bekas Perlu Diganti?

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
mobil matik bekas
Ilustrasi (Source: Futuready)

OTOmart – Ketika banjir menerjang saat Anda sedang melakukan perjalanan, maka yang dapat Anda lakukan adalah menerabasnya atau meninggalkan mobil Anda. Lalu bagaimana jika mobil yang Anda gunakan adalah mobil matik bekas? Apakah bagian sistem transmisinya tidak akan rusak saat terendam banjir?

Seperti diketahui, saat menerabas banjir, air bisa saja masuk dan bercampur dengan oli transmisi. Jika hal ini terjadi, tentunya akan merusak seluruh komponen pada sistem transmisi matiknya.

Baca Juga: Mobil Mogok Karena Banjir? Begini Cara Menghidupkannya

Lalu apakah oli transmisi matik yang telah tercampur dengan air tersebut wajib diganti dengan oli yang baru?

Menjawab hal ini, Supriyanto yang merupakan salah satu teknisi dari bengkel spesialis perbaikan transmisi, Rizki Auto mengatakan bahwa tidak seluruhnya mobil matik bekas perlu diganti oli transmisinya.

Menurut Supri, memang benar bahwa air akan dengan mudah masuk ke dalam sistem transmisi matik dan akan langsung tercampur dengan oli. Karena itu menurutnya, ketika mobil matik bekas Anda ingin melewati genangan air banjir, maka sebaiknya memperhatikan terlebih dahulu ketinggiannya.

“Saat akan melewati genangan air banjir, sebaiknya perhatikan dulu ketinggian airnya,” ucap Supri, seperti dilansir laman Otoseken.com.

“Jika memang harus melewati genangan air banjir, sebenarnya tidak harus selalu mengganti oli transmisi matik kok,” ucap Supri lagi.

Menurut Supri, setelah melewati genangan air banjir, sebaiknya pemilik mobil matic bekas segera melakukan pengecekan terhadap volume oli transmisi matiknya melalui stik yang biasanya digunakan untuk melakukan pengecekan volume oli.

Jika oli dalam kondisi baik-baik saja, maka tidak perlu dilakukan penggantian.

Baca Juga: Estimasi Biaya Service Mobil Terendam Banjir Yang Perlu Dikeluarkan

“Jika pada sistem transmisi CVT, tidak ada stik untuk melakukan pengecekan oli transmisi, maka sebaiknya Anda segera membawa mobil bekas matik Anda ke bengkel untuk segera dilakukan pengecekan, apakah air masuk ke dalam oli transmisi matik ataukah tidak,” terang Supri lagi.

Jika tanda-tanda oli transmisi matik telah tercampur dengan air telah Anda temukan, maka segeralah mengganti oli transmisi matik mobil Anda dengan yang baru. Sebab, oli transmisi matik yang telah tercampur ini akan dapat merusak seluruh komponen sistem transmisi mobil matik bekas Anda.

Jika Anda sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan cicilan kredit yang mudah, aman dan transparan, segera kunjungi website www.otomart.id. Karena kami selalu siap membantu mewujudkan impian Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas terbaik.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Honda Tidak Akan Datangkan Jazz Terbaru 2020 Ke Indonesia

OTOmart – Honda Jazz terbaru 2020 yang telah diluncurkan pada awal bulan Februari lalu...

Mobil Kebanjiran, Lakukan Hal Ini Agar Kerusakan Tidak Menjalar

OTOmart – Dalam beberapa hari terakhir, Jakarta dan sekitarnya dilanda hujan dengan intensitas yang...

Harga Ertiga Bekas Di Wilayah Jakarta Mulai Dari Rp125 Jutaan

OTOmart – Meski berbeda segmen, tetap saja kehadiran XL7 membuat penjualan Ertiga sedikit terancam,...

Baru Diluncurkan, Suzuki Sudah Beri Promo dan Diskon Suzuki XL7

OTOmart – Salah satu cara produsen mobil untuk tetap dapat menarik minat para konsumen...

Cara Mudah Melakukan Jumper Aki Mobil Dari Aki Mobil Lainnya

OTOmart – Jika mobil bekas Anda mogok akibat aki soak, maka salah satu trik...

Nano Ceramic, Cairan Poles Yang Bikin Mobil Anda Kinclong

OTOmart – Cat bodi yang nampak mengkilap dan kinclong serta tidak kusam merupakan salah...