Nissan Hentikan Produksi Pickup Di Kawasan Eropa

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
pickup
Sumber: Modifikasi.com

OTOmart – Nissan dikabarkan akan menghentikan produk truk pickup mereka yang berada di kawasan Eropa setelah beroperasi selama empat dekade akibat pengetatan standar emisi yang dilakukan di beberapa negara kawasan Eropa.

Produsen asal Jepang ini akan mulai mengakhiri untuk memproduksi berbagai produk truk kecilnya (tidak termasuk truk pickup) yang berada di pabrik Avila, Spanyol pada awal tahun 2019 mendatang, dan mengubah pabrik tersebut menjadi pabrik suku cadang untuk kendaraan penumpang.

Keputusan ini dilakukan setelah perusahaan mengambil kesimpulan bahwa investasi masif yang dilakukan untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat pada kawasan Eropa membuatnya menjadi tidak layak untuk bisnis.

Baca Juga: Dealer Nissan-Datsun Ketambahan Dua Kekuatan Baru

Pabrik Avilla sendiri merupakan pabrik Nissan yang mampu memproduksi lebih dari 10.000 truk NT400 bertenaga diesel per tahunnya untuk dipasarkan di negara-negara Eropa.

Selanjutnya Nissan akan menginvestasikan dana sebesar 44,1 juta dolar AS untuk mengubah pabrik dengan menambahkan mesin press serta peralatan lainnya yang diperlukan untuk menjadi pabrik berbasis suku cadang Nissan dan mitra utamanya, yaitu Renault.

Nissan memulai produksi mobil komersialnya secara penuh di kawasan Eropa setelah menjadikan salah satu pabrikan otomotif asal Spanyol, Motor Iberica sebagai anak perusahaannya di tahun 1980-an.

Selanjutnya, produsen kendaraan tersebut terus membuat kendaraan komersial kecil, seperti van kargo dan truk pickup yang berada di pabrik Barcelona dan dikelola oleh anak perusahaannya tersebut.

Baca Juga: Kenali Spesifikasi dan Harga Nissan Navara Terbaru 2017

Pada beberapa tahun terakhir ini, Eropa melakukan penguatan standar emisi mobil. Untuk mencegah terulangnya skandal emisi diesel Volkswagen, kawasan Eropa tersebut memberlakukan kewajiban uji emisi secara lebih ketat, dimana termasuk uji emisi di dalam ruangan.

Jepang dan Cina menunjukkan komitmennya dengan mengikuti langkah tersebut dengan mendorong pembuat mobil untuk beramai-ramai merombak strategi pengembangan produk mereka. Bahkan salah satu produsen mobil asal Jepang, Subaru memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan mobilnya yang bertenaga diesel pada tahun fiskal yang akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Suzuki Ertiga 2014 Kini Dibanderol Mulai Dari Rp 100 Jutaan

OTOmart – Suzuki Ertiga merupakan salah satu mobil berjenis MPV yang tentunya banyak diburu...

Bunuh Virus Corona di Kabin Dengan Proses Sterilisasi Ini

OTOmart – Salah satu bagian mobil yang berpotensi menjadi media penyebaran virus Corona atau...

Bagian Mobil Ini Perlu Dibersihkan Agar Terhindar Dari Virus Corona

OTOmart – Salah satu upaya dalam melindungi diri dari penyebaran virus corona atau covid-19...

Scuto Indonesia Sediakan Jasa Penyemprotan Disinfektan Gratis

OTOmart – Dengan semakin berkembangnya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, tentu membuat para...

Suzuki Klaim Biaya Perawatan Suzuki XL7 Cuma Rp 3.800 Per Hari

OTOmart – Sebagai salah satu pemain baru di pasar otomotif Indonesia, Suzuki XL7 telah...

Layar MID Agya Baru Kini Ada Indikator ECO, Ini Fungsinya

OTOmart – Toyota akhirnya telah secara resmi meluncurkan Agya baru berdesain facelift. Mobil ini...