Mulai Oktober, Mobil LCGC Dilarang Jadi Taksi Online

posted in: Artikel Mobil | 0 | Author : OTOMART

OTOMART, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan penumpang, dan untuk mengendalikan penggunaan mobil pribadi yang digunakan sebagai taksi online, pada akhirnya pemerintah melarang mobil bermesin di bawah 1.300 cc atau mobil LCGC digunakan sebagai taksi online.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016 tentang Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, pasal 18 ayat (2), diatur pelayanan angkutan sewa wajib menggunakan kendaraan penumpang umum minimal 1.300 centimeter cubic (cc).

Pemberitahuan ini telah disampaikan melalui keterangan resmi Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah.

“Pemberitahuan: Sejak bulan Oktober 2016, taksi online yang diperbolehkan kir hanya mobil-mobil yang memiliki kapasitas silinder di atas 1.300 cc,” ungkap Andri Yansyah dalam keterangannya, Senin (3/9/2016).

Dengan diberlakukan aturan tersebut, maka mobil murah ramah lingkungan (LCGC) tidak bisa mengikuti uji kir. Pasalnya mobil LCGC hanya memiliki kapasitas mesin 1.000 hingga 1.200 cc.

Mobil LGCC tersebut di antaranya Datsun Go, Datsun Go Panca, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Toyota Cayla, Honda Brio, dan Suzuki Karimun.

“Sehingga mobil jenis LCGC seperti Datsun Go, Datsun Panca, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Toyota Cayla, Honda Brio, Suzuki Karimun, tidak boleh lagi dipergunakan sebagai mobil angkutan sewa berbasis aplikasi di wilayah DKI Jakarta,” kata Andri.

Disisi lain, Kepala Unit Pelaksana Pengujian Kendaran Bermotor (PKB) Pulogadung Dishubtrans DKI, Muslim memaparkan dari periode 16 Mei hingga 30 September 2016, tercatat ada 5.927 unit yang telah menjalani uji kir untuk mobil pribadi yang digunakan sebagai taksi online.

Dari total jumlah tersebut, yang lolos uji kir ada sebanyak 5.595 unit dan yang tak lolos ada sebanyak 332 unit kendaraan.

“Pelaksanaan uji kir untuk taksi online, dilakukan oleh koperasi dan korporasi yang menjadi mitra perusahaan aplikasi. Tapi saya belum bisa merinci berapa banyak mobil yang telah uji kir memenuhi syarat mesin diatas 1.300 cc. Kami masih mendatanya,” kata Muslim.

Koperasi dan korporasi yang menjadi mitra perusahaan aplikasi dia antaranya Trans Jasa Usaha Bersama (TJUB), Perkumpulan Perusahaan Rental Indonesia atau PPRI (Grab Car), dan PT Panorama Tours (Go Car).

Berdasarkan data Dishubtrans DKI, TJUB memiliki jumlah armada terbanyak yakni 3.350 unit mobil, dilanjutkan dengan PPRI 2.098 unit mobil, dan PT Panorama Tours 474 unit mobil.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Ingin Beli Mobil Bekas Jakarta, Sebaiknya Lakukan Tips Ini

Otomart – Bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah, membeli mobil bekas merupakan pilihan terbaik jika dibandingkan dengan membeli mobil baru. Apalagi dengan kondisi jalanan Jakarta yang terkenal macet, tentu akan membuat Anda berpikir untuk membeli mobil bekas saja yang murah … Lihat Selengkapnya

Mau Beli Mobil? Sebaiknya Lakukan Simulasi Kredit Mobil Dulu

Otomart – Pengaturan sistem keuangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tidaklah mudah, semua membutuhkan pengalaman dan pembelajaran. Apalagi jika kita melakukan pembelian beberapa barang mewah, seperti rumah, motor, mobil atau barang bernilai tinggi lainnya. Khusus untuk mobil, Anda dapat mengantisipasi rasa … Lihat Selengkapnya

Di Situs Jual Beli Mobil Bekas, Mobil Avanza Masih Merajai

Otomart – Meskipun saat gelaran GIIAS 2017, Mitsubishi dengan Xpandernya menjadi mobil yang paling diminati oleh para konsumen. Namun, berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-Juli 2017, mobil Avanza masih menjadi LMPV terlaris di Tanah Air. … Lihat Selengkapnya