Tips Mengecek Alternator Mobil Dari Kerusakan

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
alternator
Bagian dalam mesin mobil (iotomotif)

OTOmart – Salah satu komponen pada mobil otomatis yang paling vital adalah Altenator atau dynamo ampere yang berfungsi untuk menyuplaikan listrik ke baterai sekaligus untuk menghemat penggunaan baterai.

Jika komponen ini tidak dapat berfungsi dengan baik, maka energi listrik yang disuplai ke wiper lampu serta power steering pada kendaraan tersebut tidak akan berjalan dengan normal. Karena itu sebisa mungkin perhatikan beberapa tanda jika alternator mengalami pelemahan.

Baca Juga: Tips Cara Mengetahui Perbedaan Kapasitas Mesin Mobil

Selain itu, jangan sampai sistem kelistrikan pada kendaraan Anda hanya ditopang oleh baterai saja. Sebab, jika hanya menggunakan baterai, maka bersiaplah mesin mobil Anda tidak akan dapat dihidupkan karena suplai energi ke baterai yang berasal dari alternator tidak normal.

Adit, Kepala Teknik Plaza Toyota Tendean mengatakan jika pada dasarnya kerusakan yang terjadi pada alternator memang tidak dapat dirasakan secara langsung meskipun saat digunakan berkendara. Namun, dirinya menjelaskan jika kerusakan pada komponen tersebut dapat diketahui melalui lampu indikator yang terdapat pada meter cluster.

“Jadi kalau pengisian listriknya rendah, maka lampu baterai akan menyala sebagai sinyal peringatan bagi pengemudi kalau sistem pengisian baterainya kurang,” ucap Adit, seperti dilansir laman CNN Indonesia, Minggu (15/7) lalu.

Adit juga menjelaskan jika selain lampu indikator yang dapat menjadi pertanda dari rusaknya alternator, para konsumen juga dapat melakukan pemeriksaan langsung dari perbedaan antara voltage baterai dengan voltage yang keluar dari alternator. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah baterai yang akan digunakan mengalami kerusakan atau malah alternatornya yang rusak.

“Jadi jika voltage yang keluar alternatornya ketika mesin hidup itu sekitar 13.50V sedangkan pada voltage di baterai mengalami perbedaan, walaupun hanya 12.50V. Hal ini berarti bukan alternatornya yag rusak. Pengisian normal itu voltage-nya sekitar 13.50V sampai dengan 14.50V ketika mesin sedang ‘idling’,” terang Adit lagi.

Menurut Adit, alternator sebenarnya bukan termasuk komponen yang rentan rusak. Dimana setidaknya butuh durasi pemakaian yang cukup jauh, yaitu di atas 150 ribu km. Karena itu, jika Anda membeli kendaraan baru namun mengalami kerusakan pada alternator, maka kemungkinan hal ini disebabkan oleh debu atau mobil bekas terendam banjir.

Baca Juga: Ternyata Parkir di Luar Garasi Dapat Perpendek Usia Mesin Mobil

“Alternator yang rusak, biasanya mempunyai bearing dengan bunyi yang kasar. Namun, pengisian tetap normal serta gulungannya telah rusak. Sedangkan penyebab bearing kasar, biasanya karena dari lingkungan, melewati jalan berlumpur, berdebu dan banjir. Walaupun alternator itu sendiri letaknya berada di dalam ruang mesin. Tapi kalau untuk masalah pengisian, hal itu karena komponen kelistrikan yang cenderung panas, sehingga dapat merusak,” terangnya lagi.

Meski begitu, jika alternator mengalami kerusakan, maka konsumen tidak perlu lagi harus melakukan penggantian komponen sebab masih dapat diperbaiki dari pada harus menggantinya dengan yang baru, sebab membutuhkan biaya yang lebih mahal, mulai dari Rp3 juta hingga Rp7 juta.

“Kalai servis paling cuma ngeluarin biaya Rp400 hingga Rp800 ribu saja,” tutur Adit lagi.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Di Indonesia Modification Expo, Modifikasi Ignis Ini Bikin Heboh

OTOmart – Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 rupanya bukan hanya menampilkan line-up modifikasi dari...

Astra Daihatsu Motor Masih Belum Mau Buat Mobil Murah Lagi

OTOmart – Dalam beberapa bulan terakhir ini, harga mobil yang dijual di Indonesia sedikit...

Tampil Di IMX 2018, Modifikasi All New Ertiga Pukau Pengunjung

OTOmart – Agar dapat terus bersaing dengan para rivalnya, tentu dibutuhkan inovasi-inovasi terbaru yang...

Bakal Punya Mesin Diesel, Segini Konsumsi BBM All New Suzuki Ertiga

OTOmart – Mobil Low MPV andalan Suzuki di pasar otomotif Indonesia, yaitu Suzuki All...

Siapa Sangka, Pajero Sport Dakkar Modifikasi Ini Tampil Rally Look

OTOmart – Banyak yang mengatakan jika gara rally look pada mobil hanya cocok untuk...

Selama Oktober 2018, Toyota Avanza Berhasil Ungguli Xpander

OTOmart – Persaingan mobil jenis Low MPV di Indonesia sepertinya semakin sengit saja, terutama...