Leasing Makin Selektif Pilih Calon Konsumen

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Editor Otomart

OTOMART, Jakarta – Kredit macet alias non performing loan (NPL) makin kesini dinilai semakin tinggi. Hal ini membuat para lembaga pembiayaan kredit kendaraan bermotor semakin selektif memilih calon konsumen. Jika dulu pihak pembiayaan atau leasing memberikan diskon besar-besaran terkait uang muka/DP rendah untuk beli kendaraan, kini leasing mulai berhati-hati untuk memberikannya.

Dilansir dari laman Kompasotomotif, DP rendah biasanya banyak dipraktikkan untuk konsumen mobil segmen KBH2 atau LCGC. Cukup memberikan uang muka 15 persen dari harga on the road, konsumen sudah bisa membawa pulang mobil dengan syarat dan proses yang cepat.

Baca juga: DP 5 Juta Bawa Pulang Suzuki Ignis Dan Dapatkan Tiket PP Ke Bali

“Masing-masing leasing berbeda. Tapi kami di ACC (Astra Credit Company), NPL tahun lalu naik jadi 4,1 persen dari 2015 yang masih 3 persenan. Jadi kalau tahun lalu kami bermain di subsidi DP untuk membangkitkan konsumen kredit, tahun ini nggak lagi,” ujar Rudi Wiseno, Regional Retail Sales ACC Jawa Barat, di sela test drive New Ayla di Ciwidey, Jawa Barat, (17/4/2017).

Rudi menjelaskan bahwa penerapan kebijakan kredit baru ini semakin memperlihatkan karakter konsumen, dari yang benar-benar mampu dan orang yang masih mencoba-coba. Karena tak hanya DP yang dibaikkan namun persyaratan lain juga mulai diperketat.

Jika kita menengok aturan dari Bank Indonesia, DP untuk motor minimal 25 persen dan mobil 30 persen. Namun dalam praktiknya, leasing kerap memberikan subsidi agar didapat DP rendah. Kini, leasing mulai menaikkan batasan bawah itu menjadi 25-30 persen, sesuai ketentuan.

Perusahaan pembiayaan menurut Rudi tetap membidik segmen low-medium di kelas mobil LCGC menjadi salah satu andalan, namun kini menjadi lebih selektif. “Kami survei ulang, dan memastikannya dengan data tambahan. Jadinya delay, biasanya seminggu disetujui, sekarang bisa hampir tiga minggu,” ujarnya.

Baca juga: Benarkah LCCG Akan Digantikan LCEV?

Kembali dijelaskan bahwa rata-rata, konsumen yang membeli mobil dengan DP rendah banyak yang kemudian tak mampu melanjutkan kredit dengan berbagai alasan. Alhasil, mobil pun pindah tangan dan leasing kesulitan melacak keberadaanya.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Bursa Mobil Bekas Non-Jepang Harga Di Bawah Rp.100 Juta

Otomart – Saat ini, mobil bekas banyak diminati oleh para masyarakat kalangan menengah ke bawah, terutama untuk mobil bekas yang mempunyai rentang harga Rp.50 juta – Rp.100 juta. Berdasarkan data dari bursa mobil bekas, terdapat beberapa merek non-Jepang seperti Mercedes-Benz … Lihat Selengkapnya

Kapan Pertamina Terapkan Pembayaran Non Tunai Di Semua SPBU?

Otomart – Penggunaan transaksi uang elektronik (pembayaran non tunai) di SPBU telah mulai dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak dan Bank Indonesia. Bahkan Pertamina mulai merencanakan pemberlakukan non tunai di semua SPBU di Pontianak … Lihat Selengkapnya

Wuling Motor Mulai Kirimkan Mobilnya Ke Bali, Ini Daftar Harganya

Otomart – Setelah pada GIIAS 2017 lalu sempat memberikan kejutan dengan meluncurkan MPV pertamanya, Wuling Confero S yang banyak diminati para konsumen. Saat ini, Wuling Motor mulai berekspansi ke beberapa daerah yang ada di Indonesia, salah satunya adalah dengan mendirikan … Lihat Selengkapnya