Sempat Tak Diminati, Kini Kijang Innova 2.7 Bekas Diincar Kolektor

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
innova 2.7
Toyota Kijang Innova 2.7 2005 (Modifikasi)

OTOmart – Toyota Kijang Innova merupakan salah satu kendaraan milik PT Toyota Astra Motor yang diluncurkan secara resmi di awal tahun 2005 lalu dengan mesin bensin berkapasitas 2.700 cc. Kendaraan ini diposisikan oleh TAM sebagai flagship tipe V dengan Captain Seat bertransmisi A/T.

Ketika diluncurkan, harga Toyota Kijang Innova ini terbilang cukup mahal pada saat itu, yaitu mencapai harga Rp 270 juta untuk on the road Jakarta.

Baca Juga: Cari MPV Bekas dan Irit BBM? Kijang Innova Diesel Bekas Pilihannya

Toyota Kijang Innova 2.7 diketahui mempunyai mesin berkode 2TR-FE dengan jumlah volume sebesar 2.694 cc yang dilengkapi 4 silinder dan telah menggunakan teknologi VVT-i yang merupakan mesin yang sama persis yang digunakan oleh Toyota Fortuner.

Mesin yang disematkan di dalamnya mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga mencapai 160 dk pada putaran mesin 5.200 rpm dengan torsi maksimal berada di angka 240 Nm pada putaran mesin 3.800 rpm yang terbilang cukup besar untuk ukuran bodi yang cukup gambot.

Kendaraan ini hanya menawarkan sistem transmisi otomatis dengan 4-percepatan ECT untuk mengalirkan tenaga mesin tersebut.

Jika melihat tampilannya, Toyota Kijang Innova 2.7 tampak tidak berbeda dengan versi bensin 2.0 atau diesel 2.5, yang membedakan hanya terdapat pada emblem 2.7 saja yang berada pada pintu bagasi dan bagian samping sebagai tanda jika mobil ini menggunakan mesin dengan tenaga yang cukup besar.

Selain pada bagian mesin dan eksterior, perbedaan juga tampak pada bagian kabin Toyota Kijang Innova 2.7 yang menggunakan konfigurasi bangku captain seat yang membuat mengapa hanya terdapat dua buah bangku terpisar yang terdapat pada baris kedua mobil ini.

Fitur lain yang diberikan pada mobil ini terdapat juga pada sistem AC digital serta sistem audio 6 CD changer in dash yang dapat memainkan file dengan format MP3.

Baca Juga: Punya Tampang Kalem, Mesin Innova Ini Rupanya Sangar Juga!

Selain itu, Toyota Kijang Innova 2.7 juga memberikan sensasi berkendara yang berbeda dan lebih baik dari pada varian Kijang Innova lainnya, meskipun terdapat kekurangan pada tingkat konsumsi bahan bakarnya.

Meski ditenagai dengan mesin berkapasitas besar, bukan berarti kendaraan ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari animo masyarakat yang rendah terhadap produk ini sehingga membuat Toyota terpaksa menghentikan produksi dari Toyota Kijang Innova 2.7 ini pada tahun 2007 lalu.

Namun saat ini banyak para kolektor mobil bekas yang mulai mencarinya karena unitnya yang sangat terbatas. Selain itu, harganya pun telah terdepresiasi cukup tinggi, dimana untuk mendapatkan mobil ini, Anda harus merogoh kocek mulai dari Rp 110 juta hingga Rp 140 juta.

Sumber: Otoseken

Jika Anda sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan cicilan kredit yang mudah, aman dan transparan, segera kunjungi website www.otomart.id. Karena kami selalu siap membantu mewujudkan impian Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas terbaik.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Tips Memilih Roof Box Untuk Mudik Yang Sesuai Dengan Kendaraan Anda

OTOmart – Dalam beberapa minggu lagi, masa libur Lebaran akan segera tiba. Hal ini...

Ingin Mudik Nyaman, Sebaiknya Perhatikan Komponen Fan Belt Anda

OTOmart – V-belt atau sering disebut juga dengan Fan belt merupakan tali karet yang...

Auto2000 Siapkan 7 Paket Promo Lebaran Jelang Mudik

OTOmart – Menjelang musim mudik Lebaran 2019, beberapa produsen mobil mulai memberikan berbagai promo...

Jelang Mudik, Penjualan Sigra dan Calya Bekas Meningkat

OTOmart – Segmen mobil bekas low cost green car (LCGC) menjelang musim mudik Lebaran...

Daftar Harga Mobil Bekas Di Bawah Rp100 Juta Untuk Mudik Lebaran

OTOmart – Dalam hitungan beberapa minggu, kita akan memasuki musim mudik Lebaran 2019. Dengan...

Mau Sewa Mobil Untuk Mudik Lebaran? Berikut Perkiraan Harganya

OTOmart – Beragam cara dilakukan oleh para masyarakat untuk dapat kembali ke kampung halaman...