Ini Tanggapan Ferrari Terkait SUV dan Pabrik Baru di Indonesia

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Editor Otomart

OTOMART, Jakarta – Beberapa pekan lalu kabar terkait pembangunan pabrik Ferrari di Sidoarjo mencuat ke permukaan. Diberitakan jika Ferrari akan akan segera mendirikan pabrik baru dengan lahan seluas 2000 hektar. Bahkan dikabarkan pula, jika Ferrari sudah melakukan survei lapangan, juga telah menandatangani MOU kerjasama tahun ini. 

Kabar terkait rencana pembangunan pabrik Ferrari tersebut di Indonesia datang dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo yang didapatnya saat melakukan lawatan ke London, Inggris. Di sana, kabarnya Soekarwo bertemu dengan bos Ferrari dan membicarakan bisnis serta menawarkan lahan yang nantinya bisa digunakan untuk membangun pabrik di wilayah Jawa Timur.

ini-tanggapan-ferrari-terkait-suv-dan-pabrik-baru-di-indonesia

Dikutip dari detik.com, “Ini serius. Tahun depan mungkin mulai DED,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo. Ia yakin, Ferrari tetap investasi di Jawa Timur dan tidak akan ke daerah lain atau negara lain, karena sudah melakukan MoU dengan Ferrari pada tahun ini. “Kan sudah MoU tentang investasi. Nanti detailnya digarap oleh official meeting,” tuturnya.

Rencananya pabrik baru di Jawa Timur tersebut akan menjadi pusat produksi kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV).

Mengetahui adanya kabar tersebut, pihak Ferrari Indonesia langsung memberi bantahan. Bantahan tersebut di infokan melalui pernyataan tertulis yang dikirim PT. Citra Langgeng Otomotif selaku Agen Pemegang Merek Ferrari di Indonesia.

Dilansir dari laman OTO.com “Sehubungan dengan berita yang beredar belakangan ini, mengenai pembangunan pabrik pembuatan suku cadang Ferrari di Sidoarjo, Jawa Timur, kami ingin mengklarifikasi bahwa berita ini tidak benar. Tidak ada rencana dari Ferrari SpA untuk membeli lahan di Sidoarjo, ataupun membangun pabrik perakitan disana,” papar pernyataan Ferrari, Jumat (4/11).

Lebih lanjut pernyataan Ferrari tersebut menambahkan, pihaknya dengan tegas tidak memiliki rencana untuk memproduksi mobil SUV.

“Ferrari juga tidak merencanakan untuk membuat mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV). Tidak pernah ada pertemuan dengan pihak investasi Jawa Timur (BPM) ataupun gubernur Jawa Timur untuk mendiskusikan rencana ini,” pungkas Ferrari.

Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda Sergio Marchionne, bos Ferrari yang juga Chairman CEO Fiat Chrysler Automobiles menyatakan bila Ferrari tidak berencana melahirkan produk SUV. Berbeda dengan para produsen mobil lain seperti Bentley, Lamborghini hingga Jaguar yang melahirkan produk baru jenis SUV.

Pasalnya, seperti diketahui bila pasar mobil jenis SUV di dunia tengah mengalami tren peningkatan penjualan. Mobil jenis SUV ini dianggap tangguh melewati segala medan serta memiliki karakter yang kuat sehingga saat ini penjualannya mobil jenis tersebut mengalami peningkatan.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Harga Avanza Bekas Turun Akibat Xpander dan Wuling? Benarkah?

Otomart – Setelah kemunculan Xpander dan Wuling saat event pameran otomotif GIIAS lalu, membuat terjadinya perubahan harga yang cukup signifikan di pasar mobil bekas. Sejumlah pedagang mobil bekas pun mengakui bahwa setelah peluncuran dua produk tersebut, membuat segmen mobil MPV … Lihat Selengkapnya

Bursa Mobil Bekas Non-Jepang Harga Di Bawah Rp.100 Juta

Otomart – Saat ini, mobil bekas banyak diminati oleh para masyarakat kalangan menengah ke bawah, terutama untuk mobil bekas yang mempunyai rentang harga Rp.50 juta – Rp.100 juta. Berdasarkan data dari bursa mobil bekas, terdapat beberapa merek non-Jepang seperti Mercedes-Benz … Lihat Selengkapnya

Kapan Pertamina Terapkan Pembayaran Non Tunai Di Semua SPBU?

Otomart – Penggunaan transaksi uang elektronik (pembayaran non tunai) di SPBU telah mulai dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak dan Bank Indonesia. Bahkan Pertamina mulai merencanakan pemberlakukan non tunai di semua SPBU di Pontianak … Lihat Selengkapnya