Lama Bertahan, Harga Mobil Daihatsu Sigra dan Ayla Naik Rp 1 Juta

posted in: Berita Mobil | 3 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
harga mobil daihatsu
Harga mobil Daihatsu mengalami kenaikan (El John News)

OTOmart – Setelah beberapa bulan bertahan dengan tidak menaikkan harganya, akhirnya PT Astra Daihatsu Motor mengikuti jejak dari Toyota yang memilih menaikkan harga mobil Daihatsu miliknya. Namun, Daihatsu mempunyai alasan yang berbeda perihal kenaikan harga beberapa kendaraannya tersebut.

Baca Juga: 5 Produk Daihatsu Terlaris Periode Januari-Agustus 2018

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengungkapkan jika penyebab naiknya harga mobil Daihatsu terkait dengan diterapkan standar Euro 4 sehingga dibutuhkan penambahan komponen bagi beberapa kendaraan miliknya, yaitu komponen catality converter.

“Iya, di bulan Oktober ini ada kenaikan akibat diterapkannya Euro 4, penambahan part atau komponen, seperti catility converter yang buat harganya naik,” ucap Amelia, seperti dilansir laman Tempo, Selasa (2/10/2018) kemarin.

Dirinya juga menuturkan bahwa semua kendaraan miliknya mengalami kenaikan harga akibat telah diimplementasikannya Euro 4. Beberapa produk yang mengalami kenaikan harga antara lain yaitu, Sigra, Ayla dan Sirion dengan masing-masing mengalami kenaikan Rp1,1 juta. Kemudian Terios dengan kenaikan harga sebesar Rp1,6 juta, Himax sebesar Rp1 juta, Xenia sebesar Rp1,4 juta, Luxio dan Gran Max juga mengalami kenaikan sebesar Rp2 juta.

Amelia juga menambahkan jika banyak yang menilai bahwa kenaikan ini akibat dari pelemahannya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, maka hal tersebut tidak benar. Sebab menurutnya, kondisi tersebut belum menjadi penyebab dari kenaikan harga mobil Daihatsu.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah pada Selasa (2/10/2018) semakin melemah bahkan telah melampaui level Rp15.000 per dolar AS untuk pertama kalinya sejak krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998. Kondisi rupiah yang terrus melemah ini sekaligus memimpin pelemahan di antara mata uang pasar negara-negara berkembang di Asia.

Bloomberg mengungkapkan data jika nilai tukar rupiah di pasar spot telah ditutup dan berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,89 persen atau 132 poin ke level Rp15.043 per dolar AS setelah sebelumnya sempat bergejolak pada kisaran Rp14.945-Rp15.049.

Baca Juga: PT Astra Daihatsu Motor Ungkap Produk Terlaris Miliknya

Amelia mengungkapkan jika Daihatsu kemungkinan akan melakukan perhitungan secara menyeluruh akibat pengaruh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kenaikan harga ini. Namun untuk saat ini dirinya mengakui jika sampai sekarang belum terdapat peningkatan harga produk Daihatsu akibat dari terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah tersebut.

Jika Anda ingin cari mobil bekas yang berkualitas dengan harga yang murah, OTOmart siap melayani Anda. Kunjungi OTOmart sekarang juga untuk mendapatkan mobil impian Anda sekarang.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Tips Merawat Mobil Bekas Agar Harganya Tidak Terjun Bebas

OTOmart – Pada umumnya harga mobil bekas yang sudah cukup terjangkau akan terjun bebas...

Otobursa, Event Otomotif Terbesar se-Asia Tenggara Bakal Sapa Jakarta

OTOmart – Salah satu ajang tahunan bagi para pecinta otomotif di tanah air, yaitu...

Punya 3 Varian, Cicilan Mitsubishi L300 Cuma 4 Jutaan

OTOmart – Saat ini, persaingan untuk jenis kendaraan komersial ringan di Indonesia semakin sengit...

Tips Mendeteksi Kerusakan Pada Kaki-Kaki Toyota Avanza Bekas

OTOmart – Toyota Avanza bekas hingga kini masih menjadi juara di pasar mobil bekas....

Punya Dana Rp150 Juta, Pilih Agya Baru Atau Yaris Bekas?

OTOmart – Punya dana Rp150 juta dan berniat membeli mobil perkotaan merek Toyota? Maka...

Gunakan Per All New Rush, Modifikasi Avanza Ini Justru Lebih Elegan

OTOmart – Toyota Avanza hingga saat ini masih menjadi salah satu kendaraan yang paling...