General Motors Tutup Pabriknya di Korea Selatan

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
General Motors
Sumber: The Drive

OTOmart – Setelah sebelumnya menutup pabriknya di Indonesia, kini giliran pabrik General Motors yang berlokasi di Gunsan, Korea Selatan tutup. Hal ini diumumkan langsung oleh produsen asal Amerika Tersebut. Lalu apa pengaruhnya di Indonesia?

External Affairs and Communications Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono menyebutkan bahwa dengan penutupan pabrik GM yang berada di Korea tersebut, tidak akan mempunyai dampak yang besar bagi Indonesia.

“Penutupan pabrik tersebut sama sekali tidak akan berdampak besar di Indonesia,” singkatnya, seperti dilansir laman Detik.com

Baca Juga: All-new Chevrolet Colorado Diciptakan Khusus Bagi Penggemar Off-Road

Yudi juga menjelaskan bahwa pabrik yang ditutup tersebut merupakan pabrik yang memproduksi mobil Chevrolet, dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang melakukan impor tersebut. Namun, dirinya juga menegaskan bahwa hal itu tidak akan mempunyai dampak yang besar terhadap pasar General Motors di Indonesia.

“Jadi jelasnya begini, itukan hanya satu dari empat pabrik General Motors yang ada, tapi supplay-nya ke Indonesia itu tidak ada hubungannya sama sekali, jadi tidak akan banyak pengaruhnya,” terangnya.

Yuniadi juga menegaskan bahwa dengan penutupan satu dari empat pabrik Chevrolet yang berada di Korea Selatan, tidak akan mempengaruhi secara langsung pasar Chevrolet yang ada di Indonesia, sebab dampaknya sangat kecil dari adanya penutupan tersebut.

“Yang paling penting sekarang adalah tetap me-maintain konsumen dengan beberapa produk yang dipasarkan, dan sejauh ini tidak ada dampak yang berarti dari apapun yang terjadi di sana, “ ucapnya lagi.

Baca Juga: All New Spark LTZ Canggih Seharga 200 Jutaan

“Di sana juga banyak trax kita yang impor dari sana, Spark juga berasal dari sana. Jadi dari sisi suplay, benar-benar tidak ada masalah, sebab hal ini merupakan sedikit perubahan yang dampaknya akan sangat kecil ke Indonesia,” tambahnya.

Namun, ketika ditanyakan seandainya penutupan pabrik tersebut benar-benar mempunyai dampak ke Indonesia, Yuniadi hanya mengatakan bahwa dirinya saat ini tidak dapat berandai-andai lagi.

“Untuk sekarang saya benar-benar tidak bisa berandai-andai lagi, sebab kalau skenario tentunya akan sangat banyak. Namun, yang dapat saya pastikan untuk konsumen di Indonesia bahwa supply produk tidak akan jadi masalah,” pungkasnya lagi.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

MPV dan SUV Bekas Diprediksi Tetap Jadi Idola Hingga Akhir Tahun

OTOmart – Mobil bekas bergenre MPV dan SUV diprediksi oleh beberapa pemain mobil bekas...

Rupiah Melemah, Bikin Pedagang Aksesori Mobil Menjerit

OTOmart – Penjualan kendaraan roda empat yang sepanjang tahun ini mengalami pertumbuhan rupanya tidak...

Oktober Mendatang, Registrasi Kendaraan Wajib Cantumkan Nomor HP

OTOmart – Mulai bulan Oktober 2018 nanti, masyarakat yang akan membeli kendaraan baru wajib...

Mitsubishi Bocorkan Desain Mitsubishi Triton Terbaru

OTOmart – Demi menjaga persaingan serta membuat para konsumen tidak cepat bosan dengan model...

5 Produk Daihatsu Terlaris Periode Januari-Agustus 2018

OTOmart – Hingga Agustus 2018 kemarin, Daihatsu berhasil mencatatkan angka penjualan produk Daihatsu yang...

Tilang Elektronik Mulai Diuji Coba di Jakarta Oktober Mendatang

OTOmart – Setelah tahun lalu sempat menjadi wacana, maka Oktober mendatang, tilang elektronik atau...