Alasan Mengapa Ganti Oli Transmisi Matik lebih Cepat Dari Manual!

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
transmisi matik
Ilustrasi (Morguefile)

OTOmart – Pada umumnya mobil mempunyai dua jenis sistem transmisi, yaitu matik dan manual. Di mobil matik sendiri terdapat dua jenis sistem, yaitu Continuously Variable Transmission (CVT) dan konvensional atau powershift.

Layaknya mesin, transmisi juga membutuhkan pelumas untuk dapat meminimalisir gesekan-gesekan yang terjadi pada logam. Jika kondisi pelumas tidak bagus, tentu dapat menimbulkan kerusakan pada mesin. Karena itu, sebelum timbul kerusakan pada berbagai komponen mesin di dalamnya, lebih baik Anda rutin mengganti pelumas secara teratur.

Baca Juga: Perbedaan Antara Oli Mobil Manual Dan Oli Mobil Matic

Namun ada yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda melakukan pergantian oli. Hal ini dikarenakan setiap oli tranmisi mempunyai formula tersendiri serta tingkat kekentalan yang tentunya berbeda-beda.

Bukan hanya itu saja, masa pakai oli pun antara transmisi manual, matik konvensional dan CVT tidak sama. Hal ini disampaikan oleh Servis Advisor diler Honda Pondok Indah, Ali yang mengatakan jika masa pakai oli transmisi matik serta manual berbeda-beda.

“Untuk sistem transmisi matik CVT di Honda, maka pergantian yang dilakukan adalah setelah kendaraan menempuh jarak 40 ribu kilometer, sedangkan untuk matik konvensional menempuh jarak 60 ribu kilometer. Namun untuk sistem transmisi manual, pergantian olinya setelah menempuh jarak 60 ribu kilometer,” terangnya, seperti dilansir laman Viva News.

Ali juga menjelaskan jika pergantian oli transmisi matik CVT bisa lebih cepat dari pada transmisi konvensional karena susunan komponen di dalamnya juga berbeda. Menurut Ali, susunan komponen CVT jauh lebih simpel walaupun menggunakan vanbelt dari pada matik konvensional.

“Namun yang paling menonjol tentunya adalah interval pergantian oli matik CVT lebih pendek. Sebab, tujuannya agar komponen di dalam menjadi sedikit lebih awet. Sedangkan kalau manual bisa mencapai jarak 60 ribu kilometer. Sebab, transmisi manual jika sudah kering, maka kampas rem, kopling dan crup tidak akan direndam dengan oli transmisi,” terangnya lagi.

Baca Juga: Menentukan Oli Mobil Yang Bagus Untuk Kendaraan Mudik Anda

Hal ini menurutnya dikarenakan sistem transmisi manual antara gear serta kampas telah dibuat secara terpisah sehingga fungsi oli hanyalah melumasi gear saja. Namun pada sistem transmisi matik, kampas serta komponen lainnya perlu direndam oli. Karena itulah, SAE (Society of Automotive Engineers) menjadi lebih kental dari oli manual.

Jika Anda sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan cicilan kredit yang mudah, aman dan transparan. Segera kunjungi website www.otomart.id. Karena kami selalu siap membantu mewujudkan impian Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas terbaik.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Daftar Mobil Test Drive Di Gelaran GIIAS 2019

OTOmart – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 hari ini telah secara resmi...

Suzuki Luncurkan Program Trade-In Saat GIIAS 2019 Besok

OTOmart – Menjelang digelarnya pameran otomotif terkemuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019,...

Airbag Mobil Toyota Rush Bermasalah, Toyota Lakukan Recall

OTOmart – Salah satu pabrikan otomotif terkemuka asal Jepang, Toyota Motor Corporation melalui PT...

Teaser Mobil Juke Terbaru Resmi Dirilis, Ini Prediksi Perubahannya

OTOmart – Jelang peluncuran perdananya pada September 2019 mendatang, Nissan Motors telah membocorkan sedikit...

Tengah Naik Daun, Ini Harga Kamera 360 Aftermarket Xpander dan Livina

OTOmart – Di antara berbagai macam fitur yang disematkan pada beberapa bagian mobil, fitur...

Dilengkapi Voice Command, Almaz 7 Seater Bisa Dipesan Hanya Rp 5 juta

OTOmart – Almaz 7 Seater baru saja diperkenalkan oleh produsennya, Wuling Motors Indonesia, kemarin,...