Kenali Fungsi Pola Tapak Ban Mobil Ini Agar Aman Berkendara

posted in: Artikel Mobil | 5 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
ban mobil
Sumber: OTO.com

OTOmart – Saat musim hujan saat ini, ban merupakan elemen penting karena merupakan media penghubung antara kendaraan dengan jalanan. Itulah mengapa ban mempunyai peran penting dalam setiap aktivitas berkendara karena ban merupakan salah satu komponen yang mempengaruhi keselamatan, kenyamanan, performa serta efisiensi kendaraan Anda terutama pada ban mobil.

Ban mobil telah dibekali dengan berbagai macam teknologi serta dilengkapi dengan berbagai banyak komponen bangun. Diantara berbagai macam komponen pada ban, terdapat salah satu ujung tombak kinerja ban, yaitu pada bagian ‘tread’ atau karet terluar yang biasa disebut dengan tapak ban.

Baca Juga: Jalan Aspal atau Jalan Beton yang Bikin Ban Mobil Cepat Aus?

Pada bagian ini, Anda akan menjumpai pola atau alur yang berbeda-beda dari masing-masing merek serta jenis ban. Alur tapak ban ini mempunyai kedalaman serta fungsi yang berbeda satu dengan lainnya. Semakin dalam dan banyaknya alur tapak ban atau Groove, maka semakin optimal penggunaannya ketika digunakan pada kondisi jalan yang basah. Sebaliknya ban jenis ini akan berkurang daya cengkramnya saat berada di jalan yang kering.

Semakin dangkal dan minim alur pada permukaan ban, maka pada kondis jalan yang kering, daya cengkramnya akan semakin optimal. Inilah mengapa saat berada pada lintasan balap, para pembalap menggunakan ban ‘slick’ atau botak polos tanpa alur ketika cuaca kering dan panas.

Ban mobil mempunyai standar dasar yang sama dan hanya dibedakan menjadi 3 pola, yaitu pola simetris, asimetris dan directional/ uni-directional. Ketiga pola ini mempunyai karakter serta kemampuan membuang air yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasan ketiga pola ban tersebut.

Fungsi Pola/ Alur Pada Tapak Ban Mobil

Simetris

ban mobil
Sumber: OTO.com

Model tapak ban yang simetris ini merupakan tapak ban yang paling umum ditemui pada kebanyakan ban mobil. Pola pada permukaannya menggunakan desain simetris antara kedua sisinya (sisi luar dan dalam) di sepanjang permukaan hingga mengelilingi ban, motif desainnya pun serupa antara satu blok dengan blok lainnya.

Desain ini sengaja dibuat seperti alur gelombang dengan tujuan untuk membuang air. Selain itu, ban dengan pola seperti ini juga tidak mempermasalahkan arah sehingga dalam pemakaiannya dapat dibolak-balik arah rotasinya. Ban dengan desain simetris ini biasanya lebih nyaman dan tidak terlalu bising.

Asimetris

ban mobil
Sumber: OTO.com

Ban dengan pola asimetris berbeda dengan pola simetris terutama di antara kedua sisinya. Jika pada pola simetris kedua sisinya mempunyai desain yang sama, akan tetapi pada pola asimetris desain di kedua sisinya berbeda. Dengan desain ini, pola asimetris mempunyai daya cengkram yang lebih baik.

Selain itu, ban dengan pola asimetris akan tampak seperti dua ban yang berbeda jika digabung menjadi satu. Hal ini karena pola pada bagian sisi luar dan dalam berbeda. Pola pada sisi bagian dalam biasanya lebih banyak jika dibandingkan dengan sisi luar, sehingga akan menghasilkan daya cengkram yang lebih baik ketika berada di kondisi jalan yang basah.

Baca Juga: Pengemudi Wajib Tahu, Ini Tanda-tanda Ban Siap Pecah

Sementara pada sisi bagian luar menggunakan pola yang lebih sedikit memberikan kontak yang baik pada permukaan jalan. Hal ini diklaim mampu meningkatkan daya cengkram ketika dipakai saat menikung pada kecepatan yang cukup kencang. Namun pada ban berpola asimetris ini pemasangannya harus benar, sebab bagian sisi luarnya tidak dapat ditempatkan pada sisi bagian dalam karena akan membahayakan dan mengacaukan performa ban tersebut. Namun rotasi ban secara umum tidak akan bermasalah jika Anda memindahkannya antara sisi kiri dan kanan mobil selama bagian sisi dalam dan luarnya tidak terbalik.

Directional (Uni-directional)

ban mobil
Sumber: OTO.com

Pola permukaan atau tapak ban mobil directional sangat berpegang teguh pada arah. Pada umumnya pola pada tapak ban ini berbentuk arah panah atau huruf ‘V’ dan biasanya terdapat tanda panah yang menunjukkan arah rotasi pada bagian dinding-dinding ban.

Ban dengan pola tapak jenis ini dapat dipasang di mana saja selama sesuai dengan arah yang dianjurkan. Bentuk dari pola alur directional ini berfungsi untuk memecah air sehingga dapat mengurangi kecenderungan terjadinya aquaplaning ketika berada pada kondisi jalan yang basah. Ban jenis ini juga mempunyai daya cengkeram yang baik saat berada di jalanan yang kering.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Spesifikasi dan Daftar Harga Terios Bekas Agustus 2018

OTOmart – Demi terus bersaing di pasar otomotif Indonesia, Daihatsu akhirnya melakukan penyegaran kepada...

3 Mobil Pick-Up Terbaik dan Termurah di Indonesia

OTOmart – Bagi para pengusaha, bisnis akan berjalan dengan lancar jika ditunjang dengan sarana...

Daftar Harga Grand Max Minibus Daihatsu Agustus 2018

OTOmart – Hingga kini, Daihatsu Grand Max masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia....

Daftar Harga Toyota Kijang Innova Bekas Agustus 2018

OTOmart – Salah satu produk unggulan Toyota di mobil bersegmen medium MPV, Toyota Kijang...

Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED Pada Kendaraan Anda

OTOmart – Saat ini telah banyak mobil yang menggunakan lampu berjenis light emitting diode...

Komparasi Brio RS dengan Ignis Sport Edition, Mana Yang Lebih Baik?

OTOmart – GIIAS 2018 baru saja berakhir namun terdapat beberapa produk baru yang muncul...