Ingin Mudik Nyaman, Sebaiknya Perhatikan Komponen Fan Belt Anda

posted in: Berita Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
fan belt
Fan Belt Mesin Mobil (Medcom.id)

OTOmart – V-belt atau sering disebut juga dengan Fan belt merupakan tali karet yang terpasang pada bagian mesin mobil. Komponen ini berfungsi untuk mentransfer tenaga yang berasal dari poros engkol mesin ke poros pulley penggerak yang terhubung ke kompressor AC, power steering hidraulis, water pump serta alternator.

Apabila komponen ini mengalami kerusakan, maka akan membuat kinerja komponen lain dalam mesin menjadi kurang maksimal atau bahkan malah tidak dapat bekerja seperti seharusnya.

Baca Juga: Tips Hindari Pecah Ban di Jalan Tol Saat Mudik Lebaran

Karena itu, sebelum Anda melakukan perjalanan mudik dengan jarak yang cukup jauh, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan komponen ini terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mogok di tengah jalan yang tentunya akan mengurangi rasa nyaman perjalanan mudik Anda.

“Dalam mengecek fan belt ini, bisa melihat dari segi fisiknya, kalau dari segi fisiknya saja terdapat retakan di bagian tepi serta telah terdapat getas pada bagian karetnya, maka sebaiknya segera dilakukan penggantian. Sebab, hal ini dapat membahayakan untuk dibawa saat melakukan mudik,” ucap Aliong, pemilik bengkel mobil yang berada di wilayah Tangerang.

Selain melihat dari fisiknya, kerusakan komponen ini juga bisa Anda ketahui dari suara berdecit yang terdengar di bagian mesin.

“Pada umumnya, kalau memang sudah waktunya untuk diganti, bakal ada suara berdecit. Nah, suara berdecit ini akan semakin berisik kalau mobil dipacu pada RPM tinggi,” ucapnya lagi.

“Biasanya untuk suara berdecit itu karena fan belt sudah aus, mengilap pada sisi bagian bawahnya, atau karena posisi fan belt yang kurang lurus,” ucapnya lagi.

Aliong pun menuturkan jika Anda juga sebaiknya melakukan pengecekan mengenai ketegangan dari fan belt tersebut, jika ditemukan komponen ini dalam kondisi kendur, maka sebaiknya Anda mengencangkannya terlebih dahulu.

Baca Juga: Info Mudik Lebaran Melalui Jalur Alternatif di Pulau Jawa

Namun, sebaiknya Anda jangan terlalu tegang. Sebab, jika terlalu tegang akan dapat merusak komponen tersebut.

“Untuk waktu penggantian belt sendiri, sebenarnya tergantung dari jam kerja dari mesin tersebut. Kalau mobil biasa digunakan harian rutin, maka biasanya diganti pada jarak 10.000 kilometer, tapi kalau mobilnya tidak sering digunakan, itu bisa sampai di atas 50.000 km,” terang Aliong lagi, seperti dilansir laman GridOto.com.

Jika Anda sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan cicilan kredit yang mudah, aman dan transparan, terutama mencari Avanza dan Xenia bekas, segera kunjungi website www.otomart.id. Karena kami selalu siap membantu mewujudkan impian Anda untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas terbaik.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Sambut HUT RI Ke-74, Auto2000 Gelar Promo Mobil Toyota

OTOmart – Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Auto2000 yang merupakan diler resmi untuk...

Aplikasi e-Uji Emisi, Tampilkan Lokasi Resmi Uji Emisi Kendaraan

OTOmart – Setelah mengeluarkan instruksi gubernur beberapa hari yang lalu mengenai uji emisi kendaraan...

Mau Lulus Uji Emisi Kendaraan? Coba Lakukan Tips Ini

OTOmart – Setelah DKI Jakarta masuk ke dalam kota dengan kualitas udara terburuk di...

Auto2000 Usulkan Toyota HiAce Jadi Kendaraan Pengganti Angkot

OTOmart – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mulai mensosialisasikan perluasan sistem ganjil genap...

Ini Keuntungan Menggunakan Garansi Mobil Bekas

OTOmart – Hingga kini masih banyak masyarakat Indonesia yang salah kaprah mengenai perbedaan antara...

Dalam Proses Pengembangan, Toyota Luncurkan Innova Hybrid 2021

OTOmart – Kijang Innova merupakan salah satu kendaraan unggulan Toyota berjenis medium MPV yang...