Begini Cara Mengecek Kerusakan AC Mobil Melalui Bunyi

posted in: Artikel Mobil | 1 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
kerusakan
Sumber: Autonetmagz

OTOmart – Siapa yang menyangka jika kerusakan yang terjadi pada air conditioner (AC) pada mobil Anda ternyata dapat dideteksi dengan sangat mudah melalui bunyi-bunyian. Salah satunya adalah bunyi kasar yang ditimbulkan oleh kompresor ketika sedang beroperasi sehingga menyebabkan AC menjadi kurang dingin atau munculnya bunyi desis halus pada bagian dasbor kabin mobil.

Hal ini dikatakan oleh salah satu spesialis AC di sebuah bengkel mobil yang terdapat di Jakarta. dirinya menuturkan bahwa cara mendeteksi AC mengalami kerusakan sangat mudah, yaitu dengan cara mengecek beberapa bagian penyejuk yang terdapat pada ruang kabin mobil.

Baca Juga: AC Mobil Kotor dan Tidak Dingin? STP A/C Pro Series Bisa Jadi Solusinya

“Cara paling mudah ya mengecek bunyi-bunyian ketika AC dinyalakan. Apakah ada bunyi mendesis yang dibarengi dengan kondisi AC yang tidak sejuk. Untuk bagian luar kabin, bisa dicek kondisi kompresor ketika beroperasi,” ucapnya Sarwono Edi, spesialis AC mobil, seperti dilansir laman Viva News.

Edi juga menjelaskan, terdapat beberapa bagian part yang wajib hukumnya untuk selalu dicek ketika menemukan gejala pada bunyi-bunyian tersebut. Pertama, yaitu memeriksa tekanan pada Freon, sebab jika tekanan Freon melemah, maka bisa saja terjadi kebocoran atau kerusakan yang terjadi pada kompresor serta beberapa komponen lainnya.

Selain itu, sebaiknya Anda juga mengecek kevakuman kompresor. Sebab, komponen ini harus dapat memberikan tekanan agar sirkulasi Freon bisa berjalan dengan lancar. Karena itu, jika kevakuman melemah, maka dapat dipastikan telah terjadi masalah pada bagian kompresor sehingga dapat memperparah kerusakan komponen lainnya.

“Namun, sebaiknya dalam memeriksa kondisi Freon serta kevakuman kompresor dilakukan di bengkel AC. Hal ini dikarenakan pada bengkel AC telah tersedia alat yang dapat mengukur kualitas tekanan serta tingkat kevakuman. Selain itu, jika memang terdapat kerusakan, maka dapat segera dilakukan tindakan penanganan,” terangnya.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, sebaiknya ketika sedang melakukan pengecekan Freon dan kompresor, alangkah baiknya sekalian untuk melakukan pemeriksaan bearing magnetic clutch yang menempel pada kompresornya, sebab jika komponen ini tidak dapat bekerja secara maksimal, maka akan menimbulkan panas dan menyebabkan terjadinya kebakaran.

Baca Juga: Tips Cara Mengatasi Kaca Mobil Berembun Ketika Hujan

“Jadi kalau komponen ini rusak, maka siap-siap saja untuk keluar uang banyak. Sebab, satu set komponen ini harganya mulai dari RP800 ribu hingga RP1,2 juta. Sebab sudah banyak sekali kasus magnetic clutch terbakar akibat dari macet sehingga menimbulkan asap dan masuk ke kabin AC,” jelasnya.

Karena itu, menurut Sarwono bearing yang telah aus pada komponen ini untuk segera diganti. Sebab jika sampai terbakar, maka dapat menyebabkan mesin mati mendadak serta membakar belt yang telah tersambung pada bagian mesin.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Spesifikasi dan Harga Mobil Avanza Bekas Juli 2018

OTOmart – Tidak dapat dipungkiri lagi jika mobil Avanza merupakan salah satu mobil buatan...

Jaga Persaingan, Mitsubishi Luncurkan Pajero 2019 di Cina

OTOmart – Guna menjaga pasar agar tetap kondusif hingga munculnya model terbaru, membuat Mitsubishi...

Perbedaan Mesin Avanza dan Mesin Xenia yang Perlu Diketahui

OTOmart – Ketika Anda berkendara di jalanan, tentu Anda tidak akan asing lagi dengan...

Mau Beli Mobil? Sebaiknya Lakukan Simulasi Kredit Mobil Dulu

Otomart – Pengaturan sistem keuangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tidaklah mudah, semua membutuhkan pengalaman...

Waspada! Bahaya Menaruh Botol Plastik Dalam Kabin Mobil

OTOmart – Jika Anda seringkali meninggalkan air minum dalam kemasan botol plastik di dalam...

5 Etika Pemasangan Lampu Kabut Yang Wajib Dipenuhi

OTOmart – Lampu kabut (fog lamp) merupakan salah satu komponen tambahan (aksesori) yang biasanya...