Cara Mudah Melakukan Jumper Aki Mobil Dari Aki Mobil Lainnya

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Ahmad Nur Ubaidah
jumper aki
Ilustrasi (Source: Fastnlow.net)

OTOmart – Jika mobil bekas Anda mogok akibat aki soak, maka salah satu trik yang umum dilakukan adalah dengan melakukan jumper aki mobil lainnya.

Meski begitu, masih banyak pengemudi yang belum mengerti cara melakukan jumper aki mobil dari satu mobil ke mobil lainnya. Pada umumnya, sebelum melakukan hal ini yang Anda butuhkan adalah kabel jumper.

Baca Juga: Trik Menghilangkan Suara Mesin Mobil Diesel Berisik

Nah, untuk mendapatkan kabel jumper, Anda dapat membelinya di toko perkakas atau aksesori mobil. Harganya pun cukup beragam, tergantung kualitas kabel, panjang, serta bahan baku penjepitnya.

“Kalau mau melakukan jumper mobil sih baiknya menggunakan kabel jumper saja. Sebab, kalau pakai alat lain bisa berbahaya dan justru akan membuat korslet,” ucap salah satu teknisi bengkel di wilayah Pasar Minggu, seperti dilansir laman Otoseken.com.

Berikut ini adalah beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk melakukan jumper aki mobil, antara lain yaitu:

1. Menyambungkan salah satu ujung kabel merah ke terminal positif aki yang telah soak

2. Menyambungkan ujung kabel merah yang lain ke terminal positif yang terdapat pada aki donor

3. Menyambungkan salah satu ujung kabel hitam ke terminal negatif yang terdapat pada aki donor

4. Menyambungkan ujung kabel hitam lainnya ke komponen metal yang padat, stasioner, dan terbuka. Pada umumnya terdapat di bagian depan baut dudukan mesin.

5. Menghidupkan mesin aki donor dan membiarkannya beberapa saat. Setelah itu hidupkan mobil yang akinya soak tersebut.

6. Melepaskan kabel jumper secara hati-hati dengan urutan dari bawah ke atas (4-3-2-1).

Baca Juga: Mau Swap Engine? Ketahui Dulu Harga Mesin Mobil Baru dan Bekasnya

Lalu bagaimana jika mobil Anda susah distarter saat dijumper?

Jika mobil yang telah Anda jumper ternyata susah untuk di starter atau terasa berat saat dijumper, maka penyebabnya kemungkinan adalah karena perbedaan yang mencolok antara spesifikasi mesin mobil Anda dengan mobil yang dijadikan sebagai sumber listrik.

Jika mobil yang Anda gunakan berjenis SUV berkapasitas 2.000 cc dan dijumper menggunakan mobil MPV berkapasitas 1.500 cc, kemungkinan starter hidup masih bisa. Namun, kalau dijumper menggunakan mobil berjenis hatchback berkapasitas 1.200 cc, maka tentu akan terasa berat.

Sebab, meski sama-sama bervoltase 12 V, aki mobil berjenis hatchback di desain untuk menghidupkan mesin berkapasitas 1.200 cc juga. Karena itu, sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan sumber aki mobil yang akan Anda gunakan agar tidak ikut tekor.

Jika Anda kesulitan dalam menemukan mobil dengan harga terjangkau, Anda dapat mengunjungi situs jual beli mobil bekas terkemuka di Indonesia, yaitu Otomart di www.otomart.id. Di sini, Anda akan mencari mobil bekas pilihan Anda dengan kualitas terbaik dan terpercaya. Segera kunjungi Otomart sekarang juga!

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Bunuh Virus Corona di Kabin Dengan Proses Sterilisasi Ini

OTOmart – Salah satu bagian mobil yang berpotensi menjadi media penyebaran virus Corona atau...

Bagian Mobil Ini Perlu Dibersihkan Agar Terhindar Dari Virus Corona

OTOmart – Salah satu upaya dalam melindungi diri dari penyebaran virus corona atau covid-19...

Scuto Indonesia Sediakan Jasa Penyemprotan Disinfektan Gratis

OTOmart – Dengan semakin berkembangnya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, tentu membuat para...

Suzuki Klaim Biaya Perawatan Suzuki XL7 Cuma Rp 3.800 Per Hari

OTOmart – Sebagai salah satu pemain baru di pasar otomotif Indonesia, Suzuki XL7 telah...

Layar MID Agya Baru Kini Ada Indikator ECO, Ini Fungsinya

OTOmart – Toyota akhirnya telah secara resmi meluncurkan Agya baru berdesain facelift. Mobil ini...

Toyota Agya 2014 Jadi Mobil LCGC Paling Laris, Segini Harganya!

OTOmart – Di pasar mobil bekas, Toyota Agya menjadi salah satu mobil berjenis LCGC...