Benarkah LCCG Akan Digantikan LCEV?

posted in: Berita Mobil | 0 | Author : Editor Otomart

OTOMART, Jakarta – Bergulir kabar jika Kendaraan Bermotor Hemat BBM dan Harga Terjangkau (KBH2), atau Low Cost Green Car (LCGC) akan dihapuskan dan digantikan dengan mobil Low Carbon Emission Vehicle (LCEV)?. Nyatanya kabar tersebut tidak benar.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Elmate) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan LCEV, saat ini masih dalam pengkajian, nantinya akan berisikan mobil dengan mesin 1.200 cc hingga 2.000 cc ke atas.

Baca juga: Mulai Oktober, Mobil LCGC Dilarang Jadi Taksi Online

“Kita belum menemukan nama Indonesia-nya untuk LCEV. Jadi kita sebutnya kendaraan penumpang untuk kelas menengah, kalau yang sebelumnya (kendaraan penumpang kecil sampai dengan 1.200 cc itu KBH2. Kalau ekonomi meningkat kan, konsumen ingin beli yang besaran untuk penumpang, itu bisa masuk yang di atas 1.200 cc,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Oto.detik, di Karawang, Senin (10/4/2017).

Putu menambahkan, untuk patokan yang nantinya akan menjadikan mobil 1.200 cc hingga 2000 cc dalam kategori LCEV. Tidak jauh berbeda dengan program KBH2, yaitu tetap akan menggunakan konsumsi bahan bakar.

“Patokan fuel consumption, tapi ditambah lagi dengan adanya karbon. Karena kami harus memikirkan tahun 2030 harus menurunkan CO2 29 persen sesuai dengan COP21 kan, itu kami arahkan ke sana. Untuk KBH2 punya jalur sendiri untuk menurunkan karbon-nya,” tuturnya.

Untuk syaratnya pun lebih lanjut Putu menuturkan tidak mirip dengan program KBH2. “Kewajibannya sama, ada local content dan sebagainya. Tapi bukan berarti APM (Agen Pemegang Merek) mau CBU (Completly Build-up), enggak bisa, dia harus manufactur di sini. Sama kayak KBH2,” katanya.

Baca juga: Toyota Agya Jadi Primadona LCGC? Ini Dia Alasannya!

Sedangkan untuk dana insentif untuk program LCEV, seperti yang sudah ada pada kendaraan KBH2, belum ditetapkan.

“KBH2 itu sudah ada insentif sampai mesin 1.200 cc, nah yang belum ada insentif untuk mesin di atas 1.200 cc makanya KBH2 programnya tidak berhenti, tetap ada. Cuma nanti mereka akan punya teman. Temannya itu yang di atas 1.200 cc,” pungkas Putu.

temukan mobil impian anda

Berita mobil terkait

Inilah Fitur Mobil Agya Terbaru Juli 2018 Serta Harganya

OTOmart – Salah satu produk kembar buatan Toyota, yaitu Toyota Agya telah mengalami beberapa...

Penjualan Toyota Avanza Juni 2018 Berhasil Kalahkan Xpander

OTOmart – Siapa yang menyangka akhirnya Toyota Avanza berhasil merengkuh kembali tahtanya setelah diambil...

Daihatsu Sumringah Penjualannya Naik 6,98 Persen, Ini Produk Terlarisnya

OTOmart – Mengakhiri semester pertama tahun ini, Daihatsu mendapatkan kabar gembira. Sebab, berdasarkan data...

Daftar 10 Mobil Terlaris di Pertengahan Tahun 2018

OTOmart – Berdasarkan data yang diambil dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), paruh...

Mitsubishi Motors Luncurkan Varian Terbaru Xpander di GIIAS 2018

OTOmart – Menjelang digelarnya pameran otomotif terbesar, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018...

Fortuner Jadi Armada Tambahan Toyota Home Service

OTOmart – Dengan tingginya animo masyarakat terhadap layanan Toyota Home Service (THS) dari Auto2000...